GBP/USD Sentuh Tertinggi Tiga Bulan di Sekitar 1,2100 karena Dolar AS lebih Lemah, Isu Brexit, BOE dalam Fokus

  • GBP/USD mendukung pelemahan Dolar AS secara luas sehingga menyentuh kembali puncak multi-hari.
  • Pesimisme atas Brexit dan IMP Inggris yang beragam menahan momentum kenaikan selama hari libur Thanksgiving di Amerika Serikat.
  • Risalah rapat The Fed mendorong perbincangan poros dan bergabung dengan statistik AS yang suram akan membebani USD.

GBP/USD mengambil tawaran beli di level tertinggi sejak 17 Agustus karena para pembeli menyerang level acuan 1,2100 menuju pembukaan London hari Kamis. Dengan demikian, pasangan Cable ini mendukung Dolar AS yang berbasis luas sambil sedikit memperhatikan masalah terkait Brexit Inggris dan data yang baru-baru ini beragam.

Perdana Menteri (PM) Inggris Raya (UK) menolak harapan untuk memiliki sudut lemah bagi Uni Eropa (UE), terutama karena keinginan tersembunyi Kanselir Jeremy Hunt. Meski begitu, Financial Times (FT) mengatakan, “Rishi Sunak berada di bawah tekanan dari aliansi luas kelompok bisnis, hukum, pekerja, dan lingkungan Inggris untuk membatalkan rencana kontroversial untuk secara otomatis menghapus petak undang-undang yang diturunkan dari UE dari buku undang-undang Inggris oleh akhir tahun depan.” Perlu dicatat bahwa Mahkamah Agung Inggris menolak permohonan Skotlandia untuk mengadakan referendum baru untuk negara merdeka.

Di halaman lain, pembacaan pertama IMP Manufaktur S&P Global/CIPS di Inggris untuk bulan November mencetak ulang angka 46,2 versus prakiraan pasar 45,8 sementara IMP Jasa juga mengikutinya, yang kembali menunjukkan angka 48,8 dibandingkan dengan angka yang diharapkan 48,0. Meski begitu, IMP Gabungan S&P Global/CIPS untuk bulan tersebut meningkat ke 48,3 dari 48,2 sebelumnya sekaligus mengalahkan ekspektasi pasar 47,5.

Yang terpenting, meredanya kekhawatiran atas kenaikan suku bunga agresif Federal Reserve (The Fed) AS, karena Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru, tampaknya telah memikat para pembeli GBP/USD. Sesuai pernyataan Risalah Rapat tersebut baru-baru ini, mayoritas pengambil kebijakan membahas perlunya memperlambat kenaikan suku bunga. Selain itu yang membebani Greenback adalah perbincangan terkait tingkat suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang "cukup membatasi", seperti yang ditunjukkan dalam Risalah Rapat The Fed.

Selain itu, yang memicu harga GBP/USD adalah statistik AS yang paling suram. Pembacaan awal IMP Manufaktur Global S&P AS untuk bulan November turun ke 47,6 dari 50,0 yang diprakirakan dan 50,4 sebelumnya, sedangkan IMP Jasa juga mengikuti langkah tersebut dan turun ke 46,1 dibandingkan dengan 47,9 prakiraan pasar dan 47,8 dari pembacaan sebelumnya. Secara keseluruhan, IMP Gabungan Global S&P untuk bulan November turun ke 46,3 dibandingkan 47,7 yang diharapkan dan 48,2 pembacaan sebelumnya. Pada baris yang sama, Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan Amerika Serikat mengalami kenaikan  tertinggi sejak Juni, menjadi 240 Ribu versus 225 Ribu yang diharapkan dan 223 Ribu sebelumnya, yang pada gilirannya mendukung sentimen dan menenggelamkan Dolar AS.

Perlu dicatat bahwa optimisme hati-hati seputar kemampuan Tiongkok untuk mengatasi masalah Covid dan kesiapan untuk stimulus lebih lanjut tampaknya mendukung sentimen risk-on akhir-akhir ini. Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tipis di dekat level tertinggi bulanan tetapi libur di Amerika Serikat karena perayaan Thanksgiving membatasi pergerakan obligasi. Meski begitu, pidato terjadwal dari beberapa pejabat dari Bank of England (BOE) dan berita utama seputar Brexit dapat menghibur para pedagang pasangan GBP/USD.

Analisis Teknis

EMA 200-hari bergabung dengan RSI (14) yang overbought akan menantang para pembeli GBP/USD di sekitar 1,2105. Bagaimanapun, pergerakan pullback tetap tidak begitu menjadi masalah kecuali turun di bawah level terendah Juli di dekat 1,1760.

 

Prakiraan Harga Emas: Kenaikan XAU/USD Terbuka Menuju $1.775 karena Poros dovish Fed – Confluence Detector

Harga emas diperdagangkan pada level terbaik yang terlihat sejauh pekan ini, karena para pembeli menemukan dorongan baru setelah merebut kembali level
Đọc thêm Previous

Berita Harga USD/INR: Pembeli Rupee India Pamer Kekuatan dengan Incar 81,50

USD/INR tetap tertekan untuk hari ketiga berturut-turut, bertahan di tempat yang lebih rendah di dekat terendah dalam perdagangan harian 81,60 selama
Đọc thêm Next