Pembeli AUD/USD Berusaha keras di Atas 0,7100 karena Data AUD yang Beragam, Inflasi PCE AS Diawasi

  • AUD/USD naik turun di sekitar level tertinggi tujuh bulan, memudarkan momentum ke sisi atas setelah kenaikan beruntun selama lima hari.
  • Perincian yang beragam dari Indeks Harga Ekspor-Impor Kuartal 4 Australia, IHP menahan para pembeli pasangan AUD ini.
  • Sentimen yang berhati-hati menjelang inflasi yang diinginkan oleh The Fed juga bertindak sebagai pengahalang ke sisi atas.
  • Drama RBA versus The Fed, meredanya kekhawatiran perlambatan ekonomi mendukung bias bullish.

AUD/USD tetap tidak menentu di sekitar 0,7120-15 karena para pembeli berusaha keras untuk mempertahankan kenaikan beruntun lima hari di dekat level tertinggi sejak Juni 2022 pada hari Jumat pagi.

Perjuangan terbaru pasangan AUD ini dapat dikaitkan dengan data AUD yang beragam dan sentimen yang berhati-hati menjelang rilis pengukur inflasi pilihan Federal Reserve (The Fed), yaitu Core Personal Consumption Expenditures (PCE) – Indeks Harga untuk bulan Desember.

Meskipun demikian, Indeks Harga Produsen (IHP) kuartal keempat (Q4) Australia turun ke 0,7% QoQ versus 1,9% yang diharapkan dan sebelumnya. Lebih lanjut, Indeks Harga Ekspor Kuartal 4 merosot ke -0,9% QoQ dibandingkan dengan 6,7% yang diharapkan dan -3,6% sebelumnya, sementara pembacaan kuartalan Indeks Harga Impor naik ke 1,8% melewati prakiraan pasar 0,1%, dibandingkan 3,0% sebelumnya.

Dengan perincian komponen inflasi Australia yang beragam, bias hawkish yang sebelumnya mengelilingi Reserve Bank of Australia (RBA), terutama didukung oleh data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang kuat, memudar di tengah sentimen yang beragam di pasar. Hal lain yang juga mungkin dapat mendorong kenaikan AUD/USD adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS yang baru-baru ini menguat, terutama setelah Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat AS mencatatkan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 2,9% dibandingkan 2,6% yang diharapkan dan 3,2% sebelumnya.

Bagaimanapun, perlu dicatat bahwa pembicaraan seputar kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed yang dovish, karena hasil rilis yang mengecewakan dari perrincian Personal Consumption Expenditures (PCE) AS, tampaknya membuat para pembeli AUD/USD tetap optimis. Selain itu, hal lain yang mendukung para pembeli pasangan mata uang ini adalah optimisme yang terinspirasi oleh Tiongkok di kawasan Asia-Pasifik.

Dengan latar belakang ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap lebih kuat namun Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak pelemahan tipis meskipun indeks Wall Street ditutup optimis.

Mengingat kecemasan pra-data dan kurangnya kejelasan dari statistik tingkat kedua Australia, para pedagang AUD/USD mungkin akan menyaksikan sesi yang lesu menjelang rilis PCE Inti –Indeks Harga AS untuk bulan Desember, yang diprakirakan akan tetap tidak berubah pada 0,2% MoM.

Baca juga: Pratinjau Inflasi PCE AS Desember: Apakah Ada Ruang untuk Pelemahan Dolar AS Lebih Lanjut?

Analisis Teknikal

Formasi rising wedge berusia satu minggu pada grafik AUD/USD empat jam bergabung dengan bear cross yang akan terbentuk pada MACD akan mendukung peluang pullback oleh pasangan AUD ini.

 

Analisis Harga Perak: XAG/USD Hadapi Penawaran Jual di Sekitar $24,00 karena Indeks USD Pulih

Harga perak (XAG/USD) telah bertemu dengan barikade setelah menguji kekuatan di dekat resistance penting $24,00 di sesi Asia. Logam mulia ini menghada
Baca selengkapnya Previous

Analisis Harga USD/JPY: Penjual Bergerak Menuju Support Utama Jelang Data Penting AS

Sesuai dengan analisis sebelumnya, didukung oleh kenaikan Indeks Harga Konsumen, Yen memang bergerak sesuai dengan prakiraan meskipun ada data penting
Baca selengkapnya Next