USD/IDR Pangkas Kenaikan di Bawah $15.400 Setelah Status Quo Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI), bank sentral Indonesia, mengumumkan tidak ada perubahan pada suku bunga acuan pada pertemuan kebijakan Maret, meninggalkannya di 5,75%.

Ringkasan Pernyataan

Pertumbuhan ekonomi global terlihat lebih baik dari yang diprakirakan sebelumnya 2,6% pada tahun 2023.

Pertumbuhan AS, Eropa terlihat lebih baik dari prakiraan sebelumnya, risiko resesi lebih rendah.

Pengetatan moneter oleh ekonomi maju dan keruntuhan bank AS telah meningkatkan ketidakpastian pasar.

Hal di atas telah mengurangi arus masuk modal ke negara-negara berkembang.

Akan memperkuat stabilitas Rupiah untuk memitigasi dampak rambatan dari penutupan bank-bank AS pada pasar keuangan domestik, nilai tukar.

Mempertahankan bias prospek pertumbuhan PDB 2023 ke ujung atas +4,5% hingga +5,3%.

Transaksi berjalan kuartal pertama terlihat surplus, didukung oleh surplus perdagangan barang dagangan yang besar.

Mempertahankan estimasi neraca transaksi berjalan 2023 di defisit 0,4% hingga surplus 0,4% dari PDB.

Apresiasi Rupiah YTD lebih baik dari beberapa mata uang Asia lainnya.

Stabilitas rupiah akan tetap terjaga sejalan dengan prospek ekonomi indonesia.

Inflasi inti terlihat tetap berada dalam target pada tahun 2023.

Inflasi utama terlihat kembali ke kisaran target 2%-4% mulai September 2023.

Likuiditas perbankan memadai untuk mendukung pertumbuhan kredit.

Stress test menunjukkan bank-bank domestik tangguh

Bank-bang Indonesia memiliki NPF yang rendah, rasio permodalan tinggi, yang mendukung industri perbankan sehingga tidak terpengaruh oleh penutupan bank-bank AS.

Keputusan suku bunga tetap konsisten dengan sikap untuk memastikan ekspektasi inflasi mereda.

Bank Indonesia menilai suku bunga acuan cukup untuk memastikan inflasi utama kembali ke kisaran sasarannya.

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia Indonesia Sesuai Perkiraan 5.75%

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia Indonesia Sesuai Perkiraan 5.75%
Leer más Previous

USD/JPY Tetap Merah di Sekitar 133,00 di Tengah Kekhawatiran Krisis Bank, USD yang Lebih Lemah

Pasangan USD/JPY kesulitan memanfaatkan pemulihan larut malam dari area 132,20, atau level terendah satu bulan dan menarik beberapa penjual untuk hari
Leer más Next