USD/CAD Turun Kembali di Bawah 1,3600 Meskipun Harga Minyak Lesu karena Permainan BoC vs Fed

  • USD/CAD gagal mempertahankan kenaikan harian pertama dalam empat hari terakhir, mundur menuju level terendah bulanan.
  • Harga minyak tetap tidak bergerak setelah berbalik dari puncak dua pekan; sentimen pasar melandai.
  • Gravelle BoC terlihat lebih hawkish dibandingkan dengan pidato Fed.
  • PDB Kanada dan petunjuk inflasi AS ditunggu untuk petunjuk yang jelas.

USD/CAD berbalik dari perdagangan harian sementara memangkas kenaikan harian pertama dalam empat hari di sekitar 1,3565 menjelang sesi Eropa hari Kamis. Dengan demikian, pasangan USD/CAD membenarkan komentar hawkish dari pejabat Bank of Canada (BoC) sambil sedikit memperhatikan harga minyak mentah WTI yang lesu, penghasil ekspor utama Kanada.

Deputi Gubernur BoC Toni Gravelle mengatakan pada hari Rabu bahwa BoC siap untuk bertindak jika terjadi tekanan pasar yang parah dan memberikan dukungan likuiditas pada sistem keuangan. Pembuat kebijakan juga menambahkan bahwa program Pengetatan Kuantitatif (QT) kemungkinan akan berakhir sekitar akhir tahun 2024 atau paruh pertama tahun 2025; QT sedang berjalan tetapi akan membutuhkan waktu untuk berjalan.

Di sisi lain, pernyataan Ketua Fed Jerome Powell tentang kenaikan suku bunga sekali lagi bergabung dengan penekanan Wakil Ketua Fed untuk Pengawasan Michael Barr tentang ketergantungan data untuk menguji optimisme pasar sebelumnya. Di jalur yang sama, Ketua Fed Powell juga mendorong perubahan dalam asuransi deposito. Akibatnya, para elang Fed menunjukkan kekuatan tetapi menunggu lebih banyak petunjuk dan memperkuat kecemasan pasar menjelang pengukur inflasi utama dari AS pada hari Jumat, yaitu Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE).

Meskipun demikian, minyak mentah WTI tak bergerak di sekitar $73.00 setelah menghentikan tren naik selama dua hari dan berbalik dari level tertinggi dua pekan pada hari sebelumnya. Perlu dicatat bahwa sentimen pasar yang berhati-hati menjelang data/peristiwa penting bergabung dengan pemulihan Dolar AS membebani harga Minyak bahkan ketika kekhawatiran krisis pasokan dan penarikan persediaan membuat para pembeli energi tetap berharap.

Yang juga cenderung menantang sentimen pasar adalah ketidaksukaan Perdana Menteri RRT Li Qiang terhadap proteksionisme perdagangan dan pemisahan diri, yang secara tidak langsung menargetkan AS, serta taktik Korea Utara dan Rusia atas penggunaan tenaga nuklir.

Selain itu, mayoritas gubernur bank sentral mempertahankan bias mereka sebelumnya mengenai inflasi dan karenanya mendorong imbal hasil di tengah kekhawatiran ekonomi. Selain itu, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan pada hari Kamis, "Sangat membutuhkan mekanisme yang lebih cepat dan efisien untuk memberikan dukungan utang kepada negara-negara yang rentan." Komentarnya memperbaharui kekhawatiran perbankan yang sebelumnya telah berkurang.

Dengan latar belakang ini, Indeks Dolar AS (DXY) bertahan pada kenaikan tipis sementara S&P 500 Futures berjuang di sekitar level tertinggi satu pekan yang dicapai pada hari sebelumnya. Selanjutnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun bergerak lebih tinggi setelah menggoda para pembeli obligasi pada hari sebelumnya.

Selanjutnya, Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE) kuartal keempat (Q4) AS dan hasil akhir Produk Domestik Bruto (PDB) Q4 dapat menghibur para pedagang pasangan USD/CAD. Namun, perhatian utama harus diberikan pada pengukur inflasi pilihan Fed pada hari Jumat, yaitu Indeks Harga PCE Inti AS, serta data PDB bulanan Kanada.

Analisis Teknikal

Para penjual USD/CAD tetap memegang kendali kecuali kuotasi menandai penutupan harian di luar Exponential Moving Average (EMA) 50-hari di sekitar 1,3600.

 

RBNZ Meluncurkan Kerangka Cadangan Devisa Baru

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengeluarkan pernyataan, mengumumkan kerangka cadangan devisa yang baru pada hari Kamis, yang disepakati oleh bank
Baca selengkapnya Previous

Kontrak Berjangka Emas: Kelemahan Lebih Lanjut Tampaknya Tidak Mungkin Terjadi

Data awal CME Group untuk pasar emas berjangka mencatat bahwa para pedagang mengurangi posisi open interest mereka untuk 3 sesi berturut-turut pada ha
Baca selengkapnya Next