Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Australia Rally di Tengah Kuatnya Data Tenaga Kerja Australia
Imbal hasil obligasi Treasury Australia melonjak pada hari Kamis pagi karena laporan ketenagakerjaan Australia untuk bulan Maret mengesampingkan bias dovish sebelumnya.
Imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun membawa tawaran beli sehingga memperbarui level tertinggi satu minggu ke sekitar 3,30% sedangkan obligasi bertenor dua tahun mencetak kenaikan harian terbesar dalam 13 hari terakhir di sekitar 2,98%, naik 2,20% dalam satu hari terakhir.
Berbicara mengenai data terbaru dari Biro Statistik Australia (ABS), Perubahan Ketenagakerjaan melonjak sebesar 53 Ribu dibandingkan ekspektasi 20 Ribu dan 64,6 Ribu sebelumnya, sementara Tingkat Pengangguran tidak berubah dibandingkan ekspektasi yang menandai angka 3,6%. Lebih lanjut, Tingkat Partisipasi juga meningkat menjadi 66,7% dibandingkan prakiraan pasar yang mencetak ulang angka 66,6%.
Baca juga: Breaking: AUD Melonjak karena Laporan Pasar Tenaga Kerja yang Kuat
Perlu dicatat bahwa imbal hasil obligasi AS juga membaik setelah mencetak penurunan harian pertama dalam minggu ini pada hari Rabu. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun menghentikan tren naik selama tiga hari dengan penurunan tipis menjadi sekitar 3,40% sementara obligasi bertenor dua tahun juga turun ke 3,96% dengan mencatatkan penurunan harian pertama dalam lima hari.
Baca juga: Kontrak Berjangka S&P 500 Membaik, Pembicaraan The Fed dan Kekhawatiran terhadap Inflasi Menjadi Fokus
Ke depannya, bias dovish di sekitar Reserve Bank of Australia (RBA) dapat membebani imbal hasil obligasi Australia dan karenanya sinyal-sinyal untuk hal yang sama harus diawasi dengan hati-hati. Dalam waktu dekat, sejumlah data perdagangan Tiongkok akan sangat penting untuk arah dalam perdagangan harian.