Berita Harga USD/INR: Mencoba Menembus di Atas 82,00 Seiring Pergeseran Fokus ke Pesanan Barang Tahan Lama AS

  • USD/INR mencoba menembus di atas 82,00 menjelang data Pesanan Barang Tahan Lama AS.
  • Ekspansi dalam pesanan Barang Tahan Lama kepada produsen menunjukkan permintaan yang kuat dari rumah tangga.
  • Melesatnya real estat AS meskipun suku bunga yang lebih tinggi dari The Fed mengindikasikan bahwa resesi tidak terlihat untuk saat ini.

Pasangan USD/INR berupaya untuk menembus di atas resistensi terdekat di 82,00 di sesi Asia. Aset ini diharapkan akan mendiskon kenaikan semalam dalam Indeks Dolar AS (DXY) yang didukung oleh pemulihan di pasar real estat Amerika Serikat.

Data Penjualan Rumah Baru yang optimis dalam ekonomi AS memangkas risiko resesi dalam waktu dekat karena para investor percaya bahwa lebih banyak proposal konstruksi akan memperkuat pasar tenaga kerja lebih lanjut dan juga belanja konsumen meningkat. Biasanya, dampak resesi pertama kali terlihat pada sektor properti, dan penurunan harga properti meskipun ada kenaikan suku bunga dari Federal Reserve (Fed) mengindikasikan bahwa resesi belum terlihat untuk saat ini.

Pada saat artikel ini ditulis, Indeks USD berkonsolidasi dalam kisaran nominal di atas 101,80 karena investor menunggu data Pesanan Barang Tahan Lama AS bulanan (Maret) untuk panduan lebih lanjut. Pasar mengantisipasi ekspansi sebesar 0,8% terhadap kontraksi sebesar 1,0%.

Ekspansi dalam Pesanan Barang Tahan Lama untuk produsen menunjukkan permintaan yang kuat dari rumah tangga, yang dapat menjaga Indeks Harga Konsumen (IHK) inti tetap tinggi dan dapat memaksa The Fed untuk tetap hawkish saat memberikan panduan tentang suku bunga.

Dari sisi minyak, harga minyak secara bertahap naik mendekati $77,50 di sesi Asia setelah turun ke level terendah dalam tiga pekan di $76,60. Harga minyak diharapkan akan menunjukkan pergerakan yang fluktuatif menjelang rilis data persediaan oleh US Energy Information Administration (EIA).

Perlu dicatat bahwa India adalah salah satu importir minyak terbesar di dunia dan pemulihan harga minyak akan berdampak pada Rupee India.

 

Analisis Harga EUR/USD: Bergerak di Dalam SMA Utama di Bawah 1,1000 Menjelang Pesanan Barang Tahan Lama AS

EUR/USD tak bergerak di sekitar 1,0980 menjelang sesi Eropa hari Rabu karena para penjual beristirahat setelah membukukan penurunan harian terbesar da
Mehr darüber lesen Previous

Penjualan Ritel (Thn/Thn) Belanda Maret Merosot Ke 5.1% Dari Sebelumnya 8.5%

Penjualan Ritel (Thn/Thn) Belanda Maret Merosot Ke 5.1% Dari Sebelumnya 8.5%
Mehr darüber lesen Next