Dolar AS Stabil Jelang Panduan Lainnya dari Powell

  • Dolar AS mendekati level-level penting melawan beberapa mata uang terpenting.
  • Fokus utama minggu ini adalah pada Powell dan Produk Domestik Bruto AS untuk kuartal pertama.
  • Indeks Dolar AS berada di Catch-22 antara dua level penting.

Dolar AS (USD) dalam nada yang sangat beragam pada awal minggu ini, dengan pola yang sangat kecil yang bisa ditarik sebagai kesimpulan dalam kinerjanya terhadap sebagian besar mata uang utama. Dolar AS diperdagangkan di level-level puncak utama terhadap Dolar Australia dan Yuan Tiongkok, keduanya sangat bergantung satu sama lain karena Australia adalah pemasok terbesar ke Tiongkok dalam hal komoditas. Di sebagian besar sisi lainnya, Dolar AS sedikit berbalik, menjauhi kinerja puncaknya minggu lalu, membuat Indeks Dolar AS (DXY) sangat beragam dan diperdagangkan agak sideways saat ini.

Pekan ini para pedagang tidak akan bisa mulai merencanakan liburan musim panas mereka karena beberapa peristiwa besar akan berlangsung. Perhatian akan tertuju pada acara Eropa yang setara dengan simposium Jackson Hole di AS, dimana European Central Bank (ECB) menyelenggarakan simposiumnya di Syntra, Portugal. Ketua The Fed AS Jerome Powell akan menyampaikan dua pidato pada acara itu pada hari Rabu dan Kamis, sementara pasar dapat menikmati data seperti Barang Tahan Lama pada hari Selasa pukul 12:30 GMT (19:30 WIB), estimasi final Produk Domestik Bruto (PDB) AS pada hari Kamis pukul 12:30 GMT (19:30 WIB) dan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure (PCE) pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB) pada hari Jumat.

Intisari Harian: Dolar AS Menghadapi Senin yang Lengang Dalam Pekan yang Penuh Peristiwa

  • Wakil Menteri Keuangan Jepang untuk urusan internasional Masato Kanda mengatakan bahwa pergerakan FX baru-baru ini sangat cepat dan berlebihan dan dia tidak mengesampingkan opsi intervensi di FX. Ini bisa mengarah ke kemungkinan intervensi FX dari Kementerian Keuangan Jepang untuk mengapresiasi Yen Jepang.
  • Presiden AS Joe Biden mengumumkan dia akan menyampaikan pidato tentang rencana Ekonominya pada hari Rabu.
  • Kalender ekonomi yang sangat ringan di AS pada hari Senin, dengan hanya Indeks Aktivitas Manufaktur Fed Dallas pada pukul 14:30 GMT (21:30 WIB). Sebelumnya di -29,1 dan diprakirakan di -26,5.
  • Departemen Keuangan AS menuju pasar dengan beberapa tenor jangka pendek dalam lelang obligasi 3-bulan, 6-bulan dan 2-tahun.
  • Tidak ada pejabat The Fed yang akan muncul.
  • Minyak Mentah Western Texas Intermediate (WTI) melompat di balik berita geopolitik selama akhir pekan di mana Grup Wagner sedang dalam perjalanan ke Moskow. Peluang, atau setidaknya gagasan, bahwa perang ini bisa berakhir, bisa membantu pemulihan global dan dengan demikian dapat mengarah ke peningkatan permintaan. Minyak Mentah melonjak sebentar ke $70,11 pada awal sesi tetapi sekarang kembali ke harga pembukaan dekat $69,20.
  • Ekuitas melanjutkan sell-off karena semua indeks kembali merah pada Senin ini dengan Topix Jepang menutup hari perdagangan pertama dalam seminggu di -0,20%. Sementara itu, pasar saham Eropa semuanya merah dan ekuitas berjangka AS mengarah ke pembukaan merah.
  • FedWatch Tool CME Group menunjukkan bahwa pasar menilai peluang 71,9% kenaikan suku bunga 25 basis poin (bp) pada 26 Juli. Kepastian satu kenaikan lagi telah meningkat karena Ketua The Fed AS Powell tetap hawkish dalam dua dengar pendapat baru-baru ini, meskipun pasar tetap enggan memprakirakan kenaikan suku bunga kedua tersebut.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun diperdagangkan di 3,68% dan mengarah lebih rendah karena obligasi dalam penawaran beli pada hari Senin. Pergerakan ini perlu diperhatikan di wilayah lain serta misalnya Obligasi Jerman juga menunjukkan harga yang lebih tinggi.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS: Tunggu dan Tahan

Dolar AS menguat pada Senin ini melawan Dolar Australia dan Yuan Tiongkok, sementara di sisi lain Greenback memangkas kembali beberapa kenaikannya dari minggu lalu. Alasannya dapat dilihat karena Australia sangat bergantung pada permintaan komoditas dari Tiongkok dan kisah pembukaan kembali yang tidak bersemangat dari Tiongkok merugikan ekonomi Australia, membuat investor dan pedagang menjual kedua mata uang tersebut. Hal ini membuat Indeks Dolar AS (DXY) sangat beragam karena hanya dua mata uang dengan performa buruk yang menonjol di atas sebagian besar mata uang yang lebih kuat, membuat perdagangan DXY sideways ke lebih rendah.

Di sisi atas, Simple Moving Average (SMA) 100-hari sempat disentuh di 103,06, tetap sebagai level yang harus ditembus dan bertahan di atasnya. Upaya itu gagal minggu lalu, dan bisa menuntut lebih banyak keyakinan dari Greenback untuk menuju dan bertahan di atas level itu. Setelah itu terjadi, carilah 10,50 sebagai level penting sisi atas berikutnya.

Di sisi bawah, SMA 55-hari di dekat 102,60 biasanya akan kembali ke mode support. Padahal, SMA itu telah ditembus cukup banyak minggu lalu, jadi SMA itu mulai sedikit kehilangan arti pentingnya. Ingatlah 102,50 dan 102,00 sebagai support sisi bawah yang harus diamati.

Bagaimana Kebijakan The Fed Memengaruhi Dolar AS?

Federal Reserve (The Fed) AS memiliki dua mandat: ketenagakerjaan maksimum dan stabilitas harga. The Fed menggunakan suku bunga sebagai alat utama untuk mencapai tujuannya tetapi harus menemukan keseimbangan yang tepat. Jika The Fed mengkhawatirkan inflasi, ia memperketat kebijakannya dengan menaikkan suku bunga untuk meningkatkan biaya pinjaman dan mendorong tabungan. Dalam skenario itu, Dolar AS (USD) kemungkinan besar akan menguat karena berkurangnya jumlah uang beredar. Di sisi lain, The Fed dapat memutuskan untuk melonggarkan kebijakannya melalui penurunan suku bunga jika khawatir terhadap meningkatnya tingkat pengangguran akibat perlambatan aktivitas ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah cenderung mengarah ke pertumbuhan investasi dan memungkinkan perusahaan-perusahaan mempekerjakan lebih banyak orang. Dalam skenario ini, USD diprakirakan akan kehilangan nilainya.

The Fed juga menggunakan pengetatan kuantitatif/quantitative tightening (QT) atau pelonggaran kuantitatif/quantitative easing (QE) untuk menyesuaikan besaran neraca dan mengarahkan ekonomi ke arah yang diinginkan. QE mengacu pada The Fed membeli aset, seperti obligasi pemerintah, di pasar terbuka untuk memacu pertumbuhan dan QT justru sebaliknya. QE secara luas dilihat sebagai tindakan kebijakan bank sentral yang negatif untuk USD dan sebaliknya.

USD/CHF Lanjutkan Penurunan ke 0,8950 di Tengah Koreksi Indeks USD

Pasangan USD/CHF telah turun lebih jauh ke dekat 0,8950 di sesi Eropa. Aset Franc Swiss menghadapi sell-off besar-besaran di tengah pelemahan Indeks D
了解更多 Previous

USD/CAD: Potensi Pelemahan USD/CAD Terlihat Relatif Terbatas – Scotiabank

Reli CAD terhenti, penurunan akan tetap terbatas, menurut pandangan ekonom di Scotiabank. Perekonomian Kanada Tetap Relatif Kuat Untuk pertama kali
了解更多 Next