Indeks Dolar AS: DXY Desak Penurunan selama Dua Hari Beruntun di Sekitar 102,50 Jelang Pidato Ketua Fed Powell

  • Indeks Dolar AS menghentikan tren turun yang telah berlangsung selama dua hari namun tidak memiliki momentum pemulihan di tengah pasar yang berhati-hati.
  • Data AS yang menggembirakan dan optimisme yang terkait dengan Tiongkok berbenturan dengan kekhawatiran baru terhadap hubungan Tiongkok-Amerika akan mendorong para penjual DXY.
  • Para pedagang DXY yang bersiap memantau pidato Ketua The Fed Powell memungkinkan Indeks Dolar AS untuk mengkonsolidasikan pelemahan baru-baru ini.
  • Sejumlah katalis risiko perlu mempertahankan optimisme ekonomi, tidak adanya perselisihan AS-Tiongkok akan menarik kembali para penjual Indeks Dolar AS.

Indeks Dolar AS (DXY) mengambil tawaran beli yang menghentikan penurunan beruntun selama dua hari sebelumnya di sekitar 102,50 karena pasar bersiap untuk memantau sejumlah data/acara penting di tengah beberapa katalis yang beragam pada hari Rabu pagi.

Meskipun demikian, optimisme atas ekonomi yang didukung oleh data AS yang optimis dan beberapa tajuk utama yang positif terhadap risiko dari Tiongkok membebani Dolar AS. Namun, kekhawatiran baru seputar ketegangan AS-Tiongkok dan sentimen yang berhati-hati menjelang pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell di Forum Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra memberikan tekanan negatif pada indeks greenback terhadap enam mata uang utama ini.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Selasa malam bahwa Tiongkok memiliki masalah yang sangat besar. Komentar-komentarnya diikuti oleh berita Wall Street Journal (WSJ) yang mengatakan, "Pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pembatasan baru pada ekspor chip kecerdasan buatan ke Tiongkok, karena kekhawatiran meningkat atas kekuatan teknologi tersebut di tangan saingan AS, menurut orang-orang yang mengetahui situasinya." Dengan tajuk utama tersebut, kekhawatiran akan pertikaian baru AS-Tiongkok meningkat dan menempatkan dasar di bawah Indeks Dolar AS.

Pada hari Selasa, beberapa tajuk utama yang menunjukkan bahwa para pelobi Asia mengadvokasi aturan yang lebih mudah untuk pencatatan ekuitas Tiongkok di luar negeri dan komentar-komentar dari Perdana Menteri Li Qiang bersama dengan penetapan harga USD/CNY yang lebih rendah dari yang diprakirakan oleh People's Bank of China (PBoC) akan mendukung para penjual DXY. Selain itu, penjualan Dolar AS oleh bank-bank pemerintah Tiongkok, menurut Reuters, juga membuat pasangan AUD ini tetap menguat.

Perlu dicatat bahwa sejumlah data AS memungkinkan Dolar AS untuk mengurangi pelemahan dalam perdagangan harian selama akhir hari Selasa, namun gagal membalikkan pelemahan harian greenback di tengah optimisme. Meskipun demikian, Pesanan Barang Tahan Lama AS menandai pertumbuhan mengejutkan sebesar 1,7% untuk bulan Mei versus -1,0% prakiraan pasar dan 1,2% sebelumnya (direvisi). Lebih lanjut, Indeks Kepercayaan Konsumen dari Conference Board (CB) AS naik ke 109,7 untuk bulan Juni dari 102,5 di bulan Mei (direvisi dari 102,3). Di sisi yang sama, Indeks Harga Perumahan AS naik menjadi 0,7% di bulan April dari 0,5% pada pembacaan sebelumnya (direvisi), dibandingkan dengan ekspektasi 0,3%. Sementara itu, Indeks Harga Rumah S&P/Case-Shiller berada pada -1,7% YoY untuk bulan April, turun dari -1,1% sebelumnya tetapi lebih baik dari prakiraan pasar -2,6%. Selain itu, Penjualan Rumah Baru naik 12,2% MoM di bulan Mei dari 3,5% sebelumnya dan 0,5% yang diantisipasi sedangkan Indeks Manufaktur Fed Richmond meningkat ke -7,0 di bulan Juni dibandingkan dengan -15,0 sebelumnya dan -10,0 yang diharapkan.

Di tengah katalis-katalis yang disebutkan di atas, Kontrak Berjangka S&P500 mencetak pelemahan tipis meskipun kinerja indeks-indeks Wall Street optimis sedangkan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bergerak lebih tinggi.

Ke depan, tajuk utama seputar Tiongkok dan lintasan pertumbuhan global dapat menghibur para pedagang DXY menjelang pidato utama Ketua The Fed Powell di Forum ECB. "FOMC sangat jelas bahwa periode aktivitas sub-tren mungkin diperlukan untuk mengendalikan inflasi dan sejauh ini, hal itu tampaknya tidak terjadi," kata para Analis di ANZ. Hal tersebut juga dapat bergabung dengan data AS terbaru yang optimis untuk membantu Powell tetap hawkish dan mendorong para pembeli DXY.

Analisis Teknis

Indeks Dolar AS bergerak lebih rendah di antara garis resistance turun berusia satu bulan dan garis support yang menanjak dari pertengahan April, masing-masing di sekitar 102,90 dan 102,00.

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Pulih di Atas $1.900, Pantau Pidato Ketua Fed Powell dan Gubernur Bank Sentral

Harga Emas (XAU/USD) mendapatkan kembali momentum kenaikan, setelah menghentikan kenaikan dua hari beruntun pada hari sebelumnya, karena pasar bersiap
अधिक पढ़ें Previous

Bendahara Australia Chalmers Harapkan Surplus Anggaran yang Lebih Besar dari Prakiraan

Surplus anggaran pertama Australia dalam 15 tahun terakhir akan lebih besar daripada A$4,2 miliar ($2,8 miliar) yang terlihat pada bulan lalu, kata Be
अधिक पढ़ें Next