Analisis Harga USD/JPY: USD Diperdagangkan Lemah Jelang Keputusan The Fed
- USD/JPY turun untuk hari ketiga berturut-turut menuju area 140,40.
- Imbal hasil obligasi Pemerintah AS jatuh menjelang keputusan The Fed.
- Penguatan JPY mengindikasikan bahwa pasar khawatir terhadap kemungkinan kejutan dari BoJ pada hari Jumat.
Pada hari Rabu, JPY menguat terhadap sebagian besar rivalnya, dan pasangan USD/JPY turun menuju 140,40. USD diperdagangkan melemah jelang keputusan Federal Reserve (The Fed) di sesi ini, sementara Yen menguat didukung kemungkinan kejutan dari Bank of Japan (BoJ) pada hari Jumat.
Menjelang keputusan Federal Reserve (The Fed) di sesi ini nanti, USD jatuh, dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS mundur. Pasar telah mengantisipasi kenaikan suku bunga 25 basis poin (bp) dan peluangnya 20% kenaikan serupa di bulan September dan probabilitas 45% di bulan November. Karena tidak akan ada pembaruan prakiraan makro atau dot plot, pesan mengenai forward guidance akan menjadi kunci bagi investor yang memodelkan ekspektasi mereka untuk pertemuan berikutnya.
Di sisi lain, pasar telah menerima sinyal beragam seputar keputusan BoJ berikutnya di sesi-sesi terakhir. Masato Kanda, diplomat mata uang terkemuka Jepang, menyarankan bahwa Yield Control Curve (YCC) sangat memungkinkan. Pada saat yang sama, Gubernur BoJ Kazuo Ueda dikutip mengatakan bahwa bank akan mempertahankan pendekatan akomodatifnya. Ketika BoJ memiliki sejarah pasar yang mengejutkan, konsensus luasnya adalah bank sentral akan mempertahankan kebijakannya tidak berubah, tetapi pasar tampaknya mengantisipasi kemungkinan pergeseran sikap.
Level-Level USD/JPY yang Harus Diperhatikan
Prospek teknis USD/JPY, menurut grafik harian mengindikasikan prospek netral hingga bullish untuk jangka pendek. Di satu sisi, indikator-indikator memberikan sinyal beragam, dengan Relative Strength Index (RSI) jatuh di bawah garis tengahnya sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) mencetak bar merah yang memudar. Di sisi lain, pasangan mata uang ini diperdagangkan di atas Simple Moving Average (SMA) 100- dan 200-hari, yang mengindikasikan bahwa pembeli secara keseluruhan memegang kendali, tetapi keputusan The Fed akan menentukan lintasan jangka pendek.
Level-level support: 140,00, 139,10, 138,70.
Level-level resistance: 141,58 (SMA 20 -ari), 142,00, 143,00.
Grafik Harian USD/JPY
-638259799716526631.png)