EUR/GBP Konsolidasi Dalam Kisaran Sempit di Sekitar 0,8560 Jelang Inflasi Zona Euro, Keputusan BoE

  • EUR/GBP berosilasi dalam kisaran ketat di sekitar 0,8565, turun 0,12% hari ini.
  • Penjualan Ritel Jerman MoM turun 0,8% dibandingkan konsensus pasar -0,2% dan 0,2% sebelumnya.
  • Sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Reuters memprakirakan BoE akan menaikkan suku bunga menjadi 5,25% dari 5%, memuncak di 5,75%.
  • Pelaku pasar akan mengamati dengan seksama keputusan suku bunga BoE pada hari Kamis.

Pasangan EUR/GBP konsolidasi dalam kisaran sempit antara 0,8560-0,8580 menjelang awal sesi Eropa pada hari Senin. Pelaku pasar menunggu data inflasi dari Zona Euro untuk petunjuk baru menjelang acara utama dari Bank of England (BoE) pada hari Kamis.

Pada hari Senin, data terbaru dari Destatis menunjukkan bahwa Penjualan Ritel Jerman MoM turun 0,8% dibandingkan konsensus pasar -0,2% dan 0,2% sebelumnya. Penjualan Ritel blok tersebut turun 1,6% tahunan di bulan Juni, dibandingkan dengan prakiraan turun 6,3% dan penurunan -3,6% di bulan Mei.

Pekan lalu, European Central Bank menaikkan suku bunga 25 basis poin (bp) menjadi 4,25%. Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan bahwa bank sentral akan menuju pencapaian target inflasi jangka menengah 2%. Menurut Reuters pada hari Minggu, Lagarde juga menyebut angka-angka output ekonomi terbaru dari Prancis, Jerman, dan Spanyol cukup menggembirakan.

Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan bahwa sangat penting bagi kami untuk menyelesaikan pekerjaan untuk mengurangi inflasi. Sementara itu, Deputi Gubernur Dave Ramsden menyatakan bahwa inflasi masih terlalu tinggi meski baru-baru ini turun. Namun, sebagian besar ekonom yang disurvei Reuters pekan lalu memprakirakan suku bunga akan naik ke 5,25% dari 5%, memuncak di 5,75%.

Perlu dicatat bahwa Bank of England (BoE) secara tak terduga menaikkan Suku Bunga Bank 50 basis poin (bp) menjadi 5,00%. Kenaikan suku bunga tambahan dari BoE memperburuk kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga Bank yang paling agresif dalam tiga dekade dan dampaknya terhadap ekonomi Inggris, yang memberikan tekanan pada Pound Sterling. Perekonomian Inggris berada di bawah tekanan yang luar biasa karena industri properti mulai goyah karena harga pinjaman naik. Kendala biaya yang meningkat juga berdampak pada pesanan ritel dan aktivitas manufaktur.

Data yang dirilis pekan lalu menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di Inggris Raya lebih lemah dari prakiraan. IMP Manufaktur untuk bulan Juli turun ke 45,0 dari 46,5 yang diamati pada bulan Juni, lebih buruk dari yang diprakirakan di 46,1. Angka ini mencatat kontraksi ke-12 berturut-turut di sektor manufaktur. Sementara itu, IMP Jasa pendahuluan turun ke 51,5 dari 53,0 sebelumnya dan prakiraan 53,7.

Ke depan, para pelaku pasar akan mengamati dengan seksama keputusan suku bunga BoE pada hari Kamis. Selain itu, pidato Gubernur BOE Andrew Bailey dapat memberikan petunjuk tentang kebijakan moneter lebih lanjut dan memberikan arahan untuk pasangan GBP/USD. Di AS, Nonfarm Payroll AS tetap menjadi titik fokus. Perekonomian diprakirakan menciptakan 180.000 pekerjaan, dan tingkat pengangguran diprakirakan akan tetap di 3,6%.

 

USD/CAD Hentikan Tren Naik 4 Hari di Atas 1,3200, Harga Minyak Naik Tipis di Atas $80,00

USD/CAD memperbarui level terendah dalam perdagangan harian karena turun ke 1,3230 menjelang sesi Eropa hari Senin. Pelemahan terbaru pasangan USD/CAD
Baca lagi Previous

Pound Sterling Menguat karena Investor Mengamati BoE untuk Tindakan Lebih Lanjut

Pound Sterling (GBP) menunjukkan kinerja tanpa arah karena investor mengamati kebijakan moneter Bank of England (BoE). Pasangan GBP/USD berjuang untuk
Baca lagi Next