Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Gagal Pulih karena Inflasi AS Naik Secara Moderat

  • Harga Perak tampaknya didukung dengan baik di atas $22,60 setelah inflasi AS tumbuh lebih lambat dari yang diprakirakan.
  • Indeks Dolar AS menguji wilayah di bawah 102,00 karena The Fed diprakirakan akan mempertahankan suku bunga di depan.
  • Ketua The Fed Powell berkomentar dalam pertemuan kebijakan bulan Juli bahwa bank sentral akan tetap bergantung pada data yang masuk.

Harga Perak (XAG/USD) menjadi volatil karena Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan bahwa inflasi tumbuh dengan laju stabil di bulan Juli. Inflasi utama dan inti naik pada laju 0,2%. Data ekonomi tetap sejalan dengan prakiraan.

Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan melemah ke 4,7% sementara investor mengantisipasi angka stabil di 4,8% sementara inflasi utama tumbuh moderat ke 3,2% dari rilis sebelumnya 3,0% tetapi tetap sedikit di bawah konsensus 3,3%. Tekanan inflasi yang lengket memungkinkan para pembuat kebijakan Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil.

Ketua The Fed Jerome Powell berkomentar dalam pertemuan kebijakan bulan Juli bahwa bank sentral akan tetap bergantung pada data yang masuk. Perekrutan AS melambat pada bulan Juli dan inflasi mempertahankan laju stabil 0,2%, yang sebagian besar sejalan dengan tingkat 2% yang diinginkan The Fed. Namun, pertumbuhan upah yang berkelanjutan dengan tingkat pengangguran yang rendah secara historis dapat menjadi perhatian bagi para pembuat kebijakan.

Setelah mabuk inflasi, investor akan fokus pada data Indeks Harga Produsen (IHK) AS untuk bulan Juli, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat pukul 12:30 GMT. Data IHP utama diprakirakan akan menunjukkan pemulihan yang layak karena harga bensin naik kembali bulan lalu.

Analisis Teknis Perak

Harga Perak terlihat didukung dengan baik di dekat support krusial di sekitar $22,66 dalam grafik per jam. Logam putih naik di atas Exponential Moving Average (EMA) 20-periode di $22,75, yang mengindikasikan bahwa tren jangka pendek berubah menjadi bullish. Resistance horizontal diplot dari terendah 03 Agustus di $23,40.

Relative Strength Index (RSI) (14) naik ke kisaran 40,00-60,00 setelah memudarnya momentum bearish.

Grafik Per Jam Perak

XAGUSD

 

Analisis Harga Indeks USD: Wilayah 102,80 Membatasi Sisi Atas Sejauh ini

DXY berada di bawah tekanan jual yang kuat dan menembus di bawah support 102,00 untuk rebound segera setelahnya pada hari Kamis. Indeks tampaknya tel
Leia mais Previous

Harga Energi yang Lebih TInggi Kemungkinan akan Menjadi Faktor Negatif untuk EUR – Rabobank

Volatilitas LNG minggu ini sendiri merupakan tanda bahwa kepekaan di seputar energi di Eropa tetap tinggi. Dengan demikian, para ekonom di Rabobank me
Leia mais Next