AUD/JPY Diperdagangkan Lebih Tinggi Dekat 94,10, Fokusnya pada Laporan Tenaga Kerja Australia, IHK Jepang

  • AUD/JPY memulihkan penurunan di balik penurunan imbal hasil obligasi AS.
  • Reuters Tankan merilis survei kuartalan, mengindikasikan sentimen Manufaktur Besar dan Non-manufaktur telah membaik.
  • Pasar berspekulasi intervensi Jepang lainnya untuk mengamankan Yen.

AUD/JPY diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 94,10 di jam-jam awal sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini rebound dari penurunan yang tercatat pada hari Selasa, dengan ketahanan Dolar Australia (AUD) berpotensi terkait dengan penurunan imbal hasil obligasi AS.

Namun, prospek ekonomi Tiongkok yang melemah menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi penurunan permintaan ekspor Australia, seperti komoditas dan barang. Kontraksi ekonomi ini dapat membebani sentimen investor dan menyebabkan penurunan permintaan Dolar Australia.

Di sisi lain, Reuters Tankan meluncurkan survei kuartalan yang merinci sentimen bisnis di antara perusahaan-perusahaan Jepang. Kumpulan data ini memberikan dukungan kepada Yen Jepang (JPY) karena indikasi bahwa sentimen Manufaktur Besar dan Non-manufaktur telah membaik. Secara khusus, indeks sentimen Manufaktur Besar telah naik ke +12 di bulan Agustus dari sebelumnya +3 di bulan Juli. Dalam nada yang sama, sentimen non-manufaktur telah naik, mencatat angka +32 di bulan Agustus, naik dari +23 yang tercatat di bulan Juli.

Selain itu, ada spekulasi pasar mengenai kemungkinan intervensi otoritas Jepang untuk melindungi mata uang Jepang terhadap Dolar AS (USD), serupa dengan yang diamati pada September 2022. Ini dapat memainkan peran penting dalam aksi harga AUD/JPY.

Angka Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang yang optimis yang dirilis pada hari Selasa juga membantu Yen. Sentimen ini mungkin diperkuat oleh pernyataan yang dibuat oleh Menteri Keuangan Shunichi Suzuki. Suzuki menyebutkan bahwa "pergerakan cepat tidak diinginkan dan mengindikasikan bahwa pemerintah siap untuk menanggapi dengan cara yang tepat, seperti dilaporkan oleh Reuters.

Para pelaku pasar akan mengamati dengan cermat rilis data mendatang yang dijadwalkan pada hari Kamis. Dari kalender ekonomi Australia, fokusnya adalah Perubahan Ketenagakerjaan s.a. dan angka Tingkat Pengangguran untuk bulan Juli. Selain itu, perhatian akan beralih ke data Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang yang akan dirilis pada hari Jumat. Data ini diantisipasi memberikan wawasan penting tentang kondisi ekonomi masing-masing negara dan dapat memengaruhi keputusan perdagangan pada pasangan AUD/JPY.

 

Filipina: PDB Menunjukkan Kejutan Negatif di Kuartal Kedua – UOB

Ekonom UOB Group Loke Siew Ting mengomentari angka PDB kuartal kedua yang baru-baru ini diterbitkan di Filipina. Kutipan Utama Pertumbuhan PDB riil
Devamını oku Previous

Harga Susu Direvisi Lebih Rendah Lagi – ANZ

Pasar-pasar produk susu global terus melemah. Para ekonom di ANZ Bank sekarang memprakirakan harga susu di peternak $7,15/kg susu padat/milk solid (MS
Devamını oku Next