USD/INR Bertahan di Atas 82,50, Fokus pada PDB India dan PCE AS

  • USD/INR berada di sekitar 82,60 menjelang rilis data ekonomi India.
  • PDB India diharapkan akan tumbuh 7,7% untuk kuartal April-Juni.
  • Data AS yang lemah dan penurunan imbal hasil obligasi AS terus menekan Dolar AS (USD).

USD/INR berkonsolidasi di sekitar 82,60 selama sesi Asia pada hari Kamis karena para pelaku pasar bersiap untuk rilis data yang akan datang dari India dan Amerika Serikat (AS). Seperti yang telah dikatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) India akan dirilis pada hari ini. Dari AS, terutama Belanja Konsumsi Perorangan (Personal Consumption Expenditures/PCE) dan Klaim Pengangguran Awal (25 Agustus) akan dirilis selama sesi Amerika Utara.

Para investor kemungkinan akan memantau data-data ini untuk mendapatkan wawasan yang lebih jelas dalam membentuk strategi sebelum menempatkan taruhan baru pada pasangan USD/INR. Menurut jajak pendapat Reuters, PDB India untuk kuartal April-Juni diantisipasi akan tumbuh 7,7%. Laju ekspansi ini dianggap sebagai laju tahunan tercepat dalam satu tahun terakhir, disebabkan oleh pertumbuhan yang kuat di sektor jasa, permintaan yang lebih tinggi, dan peningkatan belanja pemerintah.

Pasangan USD/INR menunjukkan penguatan pada sesi sebelumnya, namun pasangan ini memangkas beberapa kenaikannya karena sentimen optimis yang berlaku di pasar regional Asia. Sentimen ini dipengaruhi oleh langkah-langkah stimulus ekonomi Tiongkok dan data ekonomi yang mengecewakan dari AS. Otoritas Tiongkok baru-baru ini menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keluhan yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo terkait tantangan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Amerika yang beroperasi di Tiongkok.

Indeks Dolar AS (DXY) sedang berjuang untuk menghentikan penurunan selama tiga hari dan saat ini diperdagangkan di sekitar 103,10 pada saat artikel ini ditulis. Pada hari Rabu, DXY menandai level terendah dua pekannya di bawah level 103,00. Greenback mengalami penurunan, terutama karena data ekonomi AS yang suram dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Pada sesi sebelumnya, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun ke level terendah 4,08% dan saat ini diperdagangkan di 4,11%.

Menyusul data Lowongan Pekerjaan yang lemah pada hari Selasa sebelumnya, Tenaga Kerja Nasional ADP bulan Agustus melaporkan angka perekrutan sebesar 177.000 pekerjaan yang ditambahkan ke dalam perekonomian. Ini kontras dengan ekspektasi 195.000 dan 371.000 pekerjaan yang ditambahkan pada bulan Juli. Produk Domestik Bruto (PDB) awal turun menjadi 2,1% dari angka sebelumnya 2,4%, yang diharapkan akan tetap konsisten.

 

USD/CAD Pulih Mendekati 1,3550 Karena Harga Minyak Turun Menuju $81,00, Inflasi Fed Dipantau

USD/CAD mengambil tawaran beli untuk melanjutkan pemulihan di awal sesi Asia dari level terendah mingguan karena pasar bersiap untuk petunjuk inflasi
مزید پڑھیں Previous

Analisis Harga EUR/SEK: Double Tops Menjaga Harapan Pembeli Krona Menjelang Inflasi Zona Euro

EUR/SEK tetap datar karena pembeli menembus SMA 100 menjelang sesi Eropa hari Kamis. Dengan demikian, pasangan Krona Swedia (SEK) naik tipis di sekita
مزید پڑھیں Next