Pasar Saham Eropa: Indeks Mengawali Hari dengan Penurunan, Mengikuti Saham-Saham Produsen Chip
- Pasar Eropa mendapat tekanan karena melemahnya produsen chip dan produsen obat Inggris.
- Serangan terhadap rumah sakit Gaza menambah ketegangan pada kunjungan Presiden Joe Biden ke Israel.
- Pasar Inggris terpukul menyusul penurunan saham-saham Wall Street.
Saham-saham Eropa jatuh pada sesi terakhir, didorong oleh penurunan saham-saham produsen chip dan produsen obat Inggris AstraZeneca.
Selain itu, meningkatnya kekhawatiran mengenai eskalasi konflik di Timur Tengah menambah sentimen negatif secara keseluruhan, yang mempengaruhi penurunan pasar. Serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza, yang mengakibatkan hilangnya ratusan nyawa warga Palestina, menambah ketegangan pada kunjungan Presiden Joe Biden ke Israel.
Pada saat artikel ini ditulis, FTSE 100 Inggris turun 0,54% di 7.546, sementara STOXX 600 Eropa turun 441 poin. DAX PERFORMANCE-INDEX Jerman turun 0,29% menjadi 15.051.
Saham-saham London terpukul mengikuti penurunan saham-saham Wall Street. Sebuah perusahaan bioteknologi Inggris mengumumkan investasi senilai £70 juta dari bioMérieux, yang dimiliki oleh keluarga miliarder Prancis, Merieux.
Produsen peralatan semikonduktor ASML Holding mengalami kerugian 3,4% setelah melaporkan pesanan yang lebih rendah dari prakiraan dan memperingatkan penjualan yang datar pada tahun depan. Hal ini, pada gilirannya, menyeret turun saham-saham produsen chip lainnya seperti ASM International, Aixtron, dan BE Semiconductor, yang berdampak pada sektor teknologi Eropa.
Raksasa telekomunikasi Finlandia, Nokia Corporation, akan menerapkan rencana pengurangan biaya yang agresif, yang melibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 hingga 14.000 karyawan. Langkah ini bertujuan untuk merampingkan jumlah karyawannya dari 86.000 menjadi antara 72.000 dan 77.000. Perusahaan mengaitkan tantangan keuangannya dengan faktor makroekonomi, berkurangnya belanja pelanggan, dan penyebaran teknologi 5G yang lebih lambat di India dan Amerika Utara.
Otoritas Pasar Modal (CMA) menghukum Swiss International Marketing Company dan SwissFS karena melanggar peraturan sekuritas. Kedua perusahaan ini dinyatakan bersalah atas aktivitas sekuritas yang tidak sah, dan melakukan promosi di LinkedIn, yang menyebabkan hukuman masing-masing sebesar $560.000.