NZD/USD Bergerak di Bawah 0,5850 saat Greenback Rebound, Menantikan Keputusan The Fed
- NZD/USD memangkas kenaikan baru-baru ini menjelang keputusan suku bunga kebijakan The Fed.
- Data IMP NBS Tiongkok menunjukkan kontraksi dalam tren ekonomi; yang dapat mempengaruhi Dolar Kiwi.
- Izin Bangunan Selandia Baru turun 4,7% dibandingkan penurunan sebelumnya 0,7%.
NZD/USD pullback karena Dolar AS (USD) rebound setelah mengalami penurunan selama dua hari, diperdagangkan lebih rendah di dekat 0,5840 selama awal sesi Eropa pada hari Selasa. Selain itu, pada bulan September, narasi ekonomi Tiongkok yang mengecewakan muncul dari Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur NBS yang secara tak terduga menyusut ke 49,5. Hasil ini bertentangan dengan prakiraan konsistensi di ekspansi 50,2 yang diamati pada bulan Juli.
Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Tiongkok semakin meningkat karena IMP Jasa NBS juga turun ke 50,6, meleset dari ekspektasi 51,8 dan sebelumnya 51,7. Kontraksi yang terjadi secara bersamaan di sektor manufaktur dan jasa menimbulkan kekhawatiran besar terhadap kesehatan ekonomi Tiongkok secara keseluruhan, yang mungkin melemahkan Dolar Kiwi (NZD), mengingat status Selandia Baru sebagai mitra dagang terbesar Tiongkok.
Dalam kalender ekonomi Selandia Baru, Izin Bangunan (bulanan) penyesuaian musiman dilaporkan pada hari Selasa, turun 4,7% dibandingkan dengan penurunan sebelumnya 0,7%. Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) diprakirakan akan mengadopsi sikap yang lebih akomodatif terhadap kenaikan suku bunga menyusul data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang lemah, yang memberikan tekanan pada Dolar Selandia Baru (NZD).
Perubahan Ketenagakerjaan dan Tingkat Pengangguran pada kuartal ketiga di Selandia Baru kemungkinan akan menjadi indikator penting yang akan diamati dengan cermat oleh para pelaku pasar pada minggu ini. Data ini memberikan wawasan berharga mengenai pasar tenaga kerja, memberikan petunjuk tentang lanskap ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kondisi ketenagakerjaan secara keseluruhan di negara tersebut.
Perubahan Ketenagakerjaan ADP Amerika Serikat (AS) dan IMP Manufaktur ISM bulan Oktober dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai situasi ekonomi AS. Data ini dapat secara signifikan mempengaruhi sentimen pasar dan berkontribusi pada penilaian kesehatan dan kinerja ekonomi Amerika Serikat secara keseluruhan.
Selain itu, antisipasi bahwa suku bunga The Fed AS akan dipertahankan di 5,5% pada pertemuan kebijakan mendatang merupakan faktor krusial. Ekspektasi ini, jika terealisasi, dapat menyebabkan peningkatan permintaan surat utang negara AS, sehingga memberikan tekanan pada imbal hasil obligasi Pemerintah AS. Interaksi antara dinamika ini kemungkinan besar akan berdampak pada Dolar AS (USD), menjadikannya pertimbangan penting bagi para pedagang di lingkungan pasar saat ini.