Adachi, BoJ: Saat Ini Belum Saatnya untuk Memperdebatkan Penghentian Kebijakan Longgar

Anggota dewan Bank of Japan (BoJ), Seiji Adachi, memberikan beberapa komentar mengenai inflasi dan prospek kebijakan moneter bank sentral, dalam pidatonya pada hari Rabu.

Kutipan Utama

Jepang belum melihat siklus inflasi upah yang positif menjadi cukup tertanam.

Tepat untuk mempertahankan kebijakan yang mudah dengan sabar.

Jika diperlukan BoJ akan mengambil langkah pelonggaran tambahan.

Langkah yang diambil BoJ pada bulan Oktober untuk membuat YCC fleksibel tidak ditujukan untuk meletakkan dasar bagi normalisasi kebijakan.

Ekspektasi inflasi Jepang meningkat secara moderat.

Melihat risiko terhadap prospek inflasi Jepang cenderung ke sisi atas.

Perusahaan-perusahaan mulai meninggalkan praktik penetapan harga deflasi

Sulit untuk memprediksi apakah kenaikan upah akan berlanjut pada tahun fiskal berikutnya.

Dengan ketidakpastian yang tinggi atas prospek ekonomi global, ada risiko inflasi dan upah di Jepang akan mengalami tekanan ke bawah.

Jika siklus inflasi upah yang positif menguat, hal ini akan mendorong kenaikan harga.

Jika suku bunga jangka panjang naik tajam di atas 1%, hal ini akan mendorong suku bunga riil dan dapat mendinginkan aktivitas ekonomi.

Langkah-langkah yang diambil BoJ untuk membuat YCC fleksibel sebagian besar telah menghilangkan distorsi pasar.

Berusaha untuk secara paksa mengekang suku bunga dapat menyebabkan pergerakan spekulatif di pasar keuangan.

Reaksi Pasar

USD/JPY mempertahankan momentum pemulihannya pada komentar di atas, saat ini diperdagangkan pada 146,93, masih turun 0,37% pada hari ini. Pasangan mata uang ini mencapai level terendah dua bulan di 146,68 di awal perdagangan sesi Asia.

Dolar Australia Melayang di Atas Level Utama meski IHK Bulanan Lebih Lemah

Dolar Australia (AUD) berada dalam penguatan beruntun, melanjutkan kenaikan untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu. Lonjakan ini disebabkan o
Leia mais Previous

Yen Jepang Menguat ke Level Tertinggi sejak 14 September terhadap Dolar AS

Yen Jepang (JPY) terus mendapatkan keuntungan dari bias penjualan Dolar AS (USD) yang lazim, dengan pasangan USD/JPY turun di bawah level 147,00 untuk
Leia mais Next