EUR/JPY Menarik Beberapa Penjual di Bawah Pertengahan 63,00-an, Data IMP Zona Euro Membayangi

  • EUR/JPY kehilangan momentum di sekitar 163,22 menyusul kenaikan data inflasi IHK Jepang.
  • IHK Tokyo naik 2,6% YoY di bulan Februari vs 1,6% sebelumnya.
  • ECB diantisipasi akan mempertahankan suku bunga stabil di 4,5% pada pertemuan bulan Maret pada hari Kamis.

Pasangan EUR/JPY melemah di bawah pertengahan 63,00-an selama awal jam perdagangan Eropa hari Selasa. Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) Tokyo untuk bulan Februari memicu spekulasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan keluar dari rezim suku bunga negatif di bulan mendatang, yang mengangkat Yen Jepang (JPY) dan membebani pasangan mata uang ini. EUR/USD saat ini diperdagangkan di dekat 163,22, turun 0,10% pada hari ini.

Data yang dirilis dari Biro Statistik Jepang pada hari Selasa mengungkapkan bahwa IHK Tokyo naik 2,6% YoY di bulan Februari dari 1,6% di bulan Januari. Selain itu, IHK selain Makanan Segar and Energi turun menjadi 3,1% YoY di bulan Januari dari angka sebelumnya 3,3%. Kenaikan pertumbuhan harga di atas target bank sentral di bulan Februari mendukung kenaikan suku bunga pertama BoJ sejak 2007. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan JPY terhadap mata uang-mata uang lainnya.

Anggota dewan BoJ, Hajime Takata, mengisyaratkan kemungkinan langkah awal bank sentral untuk meninggalkan suku bunga negatif. Ia menyatakan bahwa target harga saat ini sudah dalam jangkauan dan akan lebih tepat untuk mengubah sikap kebijakan moneter. Meskipun demikian, Gubernur BoJ Kazuo Ueda menyampaikan pandangan yang hati-hati, mengatakan bahwa ia akan mengevaluasi lebih banyak data untuk mengkonfirmasi bahwa siklus upah-harga yang baik sedang muncul.

Dari sisi Euro, Bank Sentral Eropa (ECB) diprakirakan akan mempertahankan suku bunga refinancing utama stabil di 4,5% pada pertemuan bulan Maret di hari Kamis. Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan pekan lalu bahwa disinflasi akan terus berlanjut namun bank sentral membutuhkan lebih banyak bukti data sebelum menurunkan suku bunga. Para investor akan mengambil lebih banyak isyarat dari konferensi pers tersebut. Nada yang tidak terlalu hawkish dapat memberikan tekanan jual pada Euro (EUR) dan menciptakan hambatan bagi pasangan EUR/JPY.

Kemudian pada hari Selasa, data IMP HCOB dari Spanyol, Italia, Perancis, Jerman, dan Zona Euro akan dirilis. Penjualan Ritel Zona Euro akan dirilis pada hari Rabu. Para pelaku pasar akan memantau dengan seksama keputusan suku bunga ECB pada hari Kamis. Peristiwa-peristiwa ini dapat memberikan arah yang jelas pada pasangan mata uang EUR/JPY.

 

Analisis Harga USD/CAD: Menguji Batas Psikologis 1,3600 Menjelang IMP Jasa ISM

USD/CAD melanjutkan kenaikan beruntunnya untuk 2 sesi di hari Selasa di tengah stabilnya Dolar AS (USD), yang dapat dikaitkan dengan penghindaran risiko menjelang data ekonomi utama dari Amerika Serikat (AS). Pasangan USD/CAD naik tipis mendekati 1,3590 selama jam perdagangan Asia.
Baca lagi Previous

Diplomat Valas Tertinggi Jepang, Kanda: Harus Siap Menghadapi Tingkat Suku Bunga yang Lebih Tinggi

Diplomat mata uang utama Jepang, Masato Kanda, mengatakan pada hari Selasa, kita "harus bersiap-siap untuk tingkat suku bunga yang lebih tinggi mengingat asumsi suku bunga yang dinaikkan menjadi 1,9% dari 1,1%."
Baca lagi Next