Dolar AS Memasuki Kenaikan Hari Kelima Berturut-turut Jelang Keputusan The Fed

  • Dolar AS menguat tanpa henti selama lima hari berturut-turut.
  • Para pedagang bersiap menyambut keputusan The Fed, juga Powell dan proyeksi ekonomi baru.
  • Indeks Dolar AS menembus di atas 104,00, melanjutkan narasi bullish-nya.

Dolar AS (USD) menembus level 104,00 pada hari Rabu setelah sempat gagal melakukannya pada hari Selasa pasca Bank of Japan. Semua perhatian tertuju pada AS, dengan Federal Reserve (The Fed) AS akan mengeluarkan pernyataan kebijakan moneternya diikuti dengan pernyataan dan komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell. Elemen krusialnya adalah yang disebut dot plot (atau Kurva Philip), yang akan memberikan lebih banyak wawasan kepada pasar mengenai apakah prakiraaanya penurunan suku bunga sebanyak tiga atau hanya dua pada tahun ini.

Dalam dot plot, setiap anggota Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang mempunyai hak suara akan menuliskan pandangannya terhadap posisi suku bunga pada tahun ini, satu tahun ke depan, dan dalam jangka lebih panjang. Pasar telah mendorong penguatan Dolar AS dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya spekulasi The Fed mungkin memberikan sinyal penurunan suku bunga kurang dari tiga kali pada tahun ini. Rilis Dot Plot malam ini akan memberikan konfirmasi pasar terkait hal ini, dan dapat melihat beberapa pelemahan Dolar AS jika prakiraan tiga penurunan suku bunga masih dipertimbangkan.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Menjelang The Fed

  • AS sedang mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan pembuat chip dan teknologi dari Tiongkok, Bloomberg melaporkan.
  • Menjelang The Fed, Mortgage Bankers Association telah merilis Indeks Permohonan mingguan di -1,6%. Sebelumnya naik 7,1%.
  • Rilis Keputusan Suku Bunga The Fed berlangsung pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB), yang meliputi:
    • Pernyataan Kebijakan Moneter
    • Proyeksi Ekonomi FOMC
  • Dekat pukul 18:30 GMT (Kamis, 01:30 WIB), Ketua The Fed AS Jerome Powell akan berbicara kepada pasar dan menyampaikan pernyataannya diikuti dengan tanya jawab dengan pers.
  • Ekuitas kembali berada di zona merah meskipun pada bel penutupan AS semua indeks utama ditutup di zona hijau setelah peristiwa penting pada hari Selasa.
  • Menurut FedWatch Tool dari CME Group, ekspektasi terhadap jeda The Fed dalam pertemuan hari ini adalah sebesar 99%, sementara peluang penurunan suku bunga di 1%. Untuk pertemuan berikutnya pada tanggal 1 Mei, 92,4% memprakirakan suku bunga tidak berubah, dan 7,5% memilih penurunan suku bunga.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan patokan diperdagangkan di sekitar 4,28%, sedikit lebih lemah dibandingkan hari Selasa.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS: Apakah Benar-Benar Penting?

Indeks Dolar AS (DXY) kembali di atas 104,00 pada hari Rabu menjelang keputusan suku bunga The Fed AS. Kuatnya Dolar AS terjadi ketika pasar mulai mengurangi euforia yang terjadi sebelumnya tahun ini, ketika tiga penurunan suku bunga diprakirakan terjadi. Ekspektasi telah diturunkan menjadi hanya dua penurunan suku bunga dan selesai. Dalam konteks ini, rilis dot plot dapat membuat DXY memangkas kembali beberapa kenaikan sebelumnya untuk mencari jalan tengah yang seimbang.

Untuk sisi atas, 104,96 tetap menjadi level pertama yang terlihat. Setelah berada di atasnya, puncak di 104,97 dari bulan Februari mulai berlaku, di depan wilayah 105,00 dengan 105,12 sebagai resistance pertama.

Beberapa support akan muncul dari Simple Moving Average (SMA) 200-hari di 103,70, SMA 100-hari di 103,58, dan SMA 55-hari di 103,52. Oleh karena itu, area 103 terlihat dilindungi dengan baik dan ditutupi oleh level-level support untuk menangkap setiap penurunan DXY.

GBP/USD: Support di atau Dekat Terendah Selasa 1,2668 Seharusnya Kuat – Scotiabank

GBP/USD tergelincir tetapi penurunan terbatas meskipun IHK Inggris lebih lemah dari prakiraan. Para ekonom di Scotiabank menganalisis prospek pasangan mata uang ini.
আরও পড়ুন Previous

USD/CAD Rally Setelah Data Inflasi Kanada Mereda

Pasangan USD/CAD melanjutkan kenaikannya, mencapai ujung atas 1,3500an pada hari Rabu, setelah rilis data inflasi bulan Februari yang lebih lemah dari prakiraan memberikan ruang kepada Bank of Canada untuk melonggarkan kebijakan di masa depan.
আরও পড়ুন Next