NZD/USD Membukukan Kenaikan Moderat di Bawah Penghalang 0,6000 karena Dolar AS yang Lebih Lemah

  • NZD/USD menguat di sekitar 0,5995 di tengah melemahnya USD.
  • Bostic dari The Fed mengatakan bahwa ia memprakirakan hanya ada satu kali penurunan suku bunga tahun ini karena inflasi yang terus berlanjut dan data ekonomi yang kuat.
  • IMF memprakirakan bahwa Selandia Baru kemungkinan akan menurunkan suku bunga tahun ini.

Pasangan NZD/USD membukukan kenaikan moderat di bawah level 0,6000 selama awal sesi Eropa hari Senin. Kenaikan moderat pasangan ini didukung oleh melemahnya Indeks Dolar AS (DXY) di bawah pertengahan 104,00-an. Dengan tidak adanya rilis data ekonomi papan atas dari Selandia Baru, dinamika harga USD akan menjadi pendorong utama pasangan NZD/USD. Pasangan mata uang tersebut saat ini diperdagangkan di dekat 0,5995, naik 0,04% pada hari ini.

Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran 5,25%-5,5% pada pertemuan bulan Maret pekan lalu. Ketua The Fed Jerome Powell menekankan setelah pertemuan tersebut bahwa para pembuat kebijakan kemungkinan akan memangkas suku bunga di akhir tahun ini, tetapi hanya jika mereka memiliki keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi bergerak menuju target 2%. Oleh karena itu, pernyataan dovish dari para pejabat the Fed dapat membebani Dolar AS (USD) dan mendorong pasangan NZD/USD dalam waktu dekat.

The Fed AS mempertahankan pandangannya untuk median dot plot untuk tahun 2024 dan mengisyaratkan penurunan suku bunga sebanyak tiga poin tahun ini. Namun, Presiden The Fed Bank of Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Jumat bahwa ia memprakirakan hanya satu penurunan suku bunga tahun ini, bukan dua penurunan suku bunga yang ia perkirakan karena inflasi yang terus-menerus dan data ekonomi yang lebih kuat dari yang diantisipasi.

Dari sisi NZD, Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan dalam laporannya bahwa Reserve Bank of New Zealand akan memiliki ruang untuk mulai memangkas suku bunga di akhir tahun ini karena inflasi kembali ke targetnya. IMF menambahkan bahwa inflasi di Selandia Baru diproyeksikan akan kembali ke target 1-3% dari bank sentralnya pada kuartal ketiga tahun ini.

Indeks Aktivitas Nasional The Fed Chicago, Penjualan Rumah Baru AS untuk bulan Februari, dan pidato Bostic dari The Fed akan dirilis pada hari Senin. Pada hari Selasa, Pesanan Barang Tahan Lama akan dirilis. Perhatian akan beralih ke rilis Produk Domestik Bruto AS yang disetahunkan pada hari Kamis, yang diperkirakan akan tumbuh 3,2% pada kuartal keempat. Para pedagang akan mengambil isyarat dari peristiwa-peristiwa ini dan menemukan peluang perdagangan di sekitar pasangan NZD/USD.

Level Teknis NZD/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 0.5997
Perubahan harian hari ini 0.0004
Perubahan harian hari ini % 0.07
Pembukaan harian hari ini 0.5993
 
Tren
SMA 20 Harian 0.6112
SMA 50 Harian 0.6117
SMA 100 Harian 0.6134
SMA 200 Harian 0.6077
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 0.6052
Terendah Harian Sebelumnya 0.5989
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 0.6107
Terendah Mingguan Sebelumnya 0.5989
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 0.6219
Terendah Bulanan Sebelumnya 0.6037
Fibonacci Harian 38,2% 0.6013
Fibonacci Harian 61,8% 0.6028
Pivot Point Harian S1 0.5971
Pivot Point Harian S2 0.5948
Pivot Point Harian S3 0.5908
Pivot Point Harian R1 0.6034
Pivot Point Harian R2 0.6075
Pivot Point Harian R3 0.6097

 

 

Produk Domestik Bruto (non musiman) (Thn/Thn) Belanda 4Q Naik Dari Sebelumnya -0.5% ke -0.4%

Produk Domestik Bruto (non musiman) (Thn/Thn) Belanda 4Q Naik Dari Sebelumnya -0.5% ke -0.4%
Baca lagi Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Pulihkan Penurunan Baru-baru Ini, Naik Mendekati $2.170

Harga emas naik mendekati $2.170 per troy ons, memulihkan penurunan dari dua sesi sebelumnya. Kenaikan harga Emas dapat dikaitkan dengan melemahnya Dolar AS (USD), yang dipengaruhi oleh sentimen dovish seputar sikap Federal Reserve terhadap lintasan suku bunga. Sentimen pasar condong ke arah The Fed yang akan memulai penurunan suku bunga mulai bulan Juni, dan Greenback yang lebih lembut telah meningkatkan daya tarik emas batangan.
Baca lagi Next