EUR/USD Melanjutkan Kemenangan Jelang NFP dan IMP Jasa AS

  • EUR/USD mendekati 1,0750 karena Dolar AS melemah menjelang data penting ekonomi AS.
  • ECB diprakirakan akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan Juni.
  • The Fed melihat penurunan suku bunga tahun ini meskipun hanya ada sedikit kemajuan dalam disinflasi pada kuartal pertama.

EUR/USD naik ke 1,0740 di sesi Eropa hari ini. Pasangan mata uang ini menguat karena Dolar AS (USD) berada di bawah tekanan akibat lemahnya pertumbuhan produktivitas Non-Pertanian kuartal pertama dan karena Federal Reserve (The Fed) memberikan panduan suku bunga yang kurang hawkish dibandingkan yang dikhawatirkan.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan dekat terendah tiga minggu di sekitar 105,20. Namun, para investor harus tetap berhati-hati terhadap posisi beli EUR/USD karena sentimen pasar dapat berubah menjadi buruk tergantung pada hasil dari dua data utama: Nonfarm Payrolls (NFP) dan data Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jasa ISM Amerika Serikat untuk bulan April, yang akan dirilis pada sesi New York.

Indikator-indikator ekonomi AS ini akan memberikan petunjuk baru mengenai keadaan pasar tenaga kerja dan kesehatan sektor jasa, dua elemen utama yang dipertimbangkan oleh The Fed ketika memutuskan tingkat suku bunga. Saat ini, para pedagang telah meningkatkan taruhan mereka pada Federal Reserve (The Fed) mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan September. Ekspektasi ini meningkat setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell terdengar sedikit kurang hawkish dari yang diprakirakan dalam pernyataan kebijakan moneter dan konferensi pers terbaru.

Jerome Powell mengatakan bahwa prakiraannya tetap inflasi akan turun sepanjang tahun ini, namun "keyakinan saya terhadap hal tersebut lebih rendah dari sebelumnya." Ia juga mengakui bahwa inflasi “masih terlalu tinggi,” dan menambahkan bahwa “kemajuan lebih lanjut dalam menurunkan inflasi masih belum pasti dan arah ke depannya masih belum pasti”, Reuters melaporkan. The Fed juga memutuskan untuk memperlambat laju penurunan neraca, yang merupakan indikasi lain bahwa bank sentral AS cenderung menuju normalisasi kebijakan pada tahun ini.

Intisari Penggerak Pasar Harian: EUR/USD Naik Meskipun Ada Taruhan Kuat Penurunan Suku Bunga ECB di Juni

  • EUR/USD mencetak tertinggi baru empat hari di 1,0740 karena penurunan tajam Dolar AS. Kekuatan pasangan mata uang ini bisa melemah di tengah ketidakpastian menjelang NFP AS dan spekulasi kuat bahwa European Central Bank (ECB) akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan Juni.
  • Data NFP AS akan secara signifikan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap prospek suku bunga The Fed. Konsensus menunjukkan bahwa data payrolls baru di 243 ribu, lebih rendah dari sebelumnya 303 ribu. Tingkat Pengangguran diprakirakan stabil di 3,8%.
  • Investor juga akan fokus pada data Pendapatan Rata-Rata Per Jam, yang akan memberikan petunjuk baru mengenai prospek inflasi. Pertumbuhan upah bulanan diprakirakan terus tumbuh 0,3%. Pada periode yang sama, pertumbuhan upah tahunan diprakirakan turun ke 4,0% dari 4,1%.
  • Secara umum, pertumbuhan upah yang lebih tinggi dan permintaan tenaga kerja yang kuat menghasilkan momentum belanja konsumen yang kuat, yang pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi. Situasi ini akan menguntungkan bagi Dolar AS dan imbal hasil obligasi AS dan kemungkinan akan membebani pasangan EUR/USD, karena itu akan memungkinkan The Fed untuk mempertahankan kerangka suku bunga yang bersifat membatasi untuk jangka waktu yang lebih lama.
  • Para investor juga akan fokus pada data IMP Jasa ISM AS, sebuah survei yang mengukur kinerja sektor jasa, yang menyumbang dua pertiga perekonomian. IMP Jasa diprakirakan membaik ke 52,0 dari sebelumnya 51,4. Para investor juga akan fokus pada subkomponen seperti Indeks Pesanan Baru dan Indeks Harga yang Dibayar, yang masing-masing akan mencerminkan status inflasi harga bisnis baru dan harga jasa.
  • Di sisi Zona Euro, European Central Bank diprakirakan akan menurunkan suku bunga pada bulan Juni asalkan tidak terjadi kejutan pada inflasi karena pertumbuhan harga di Zona Euro berada di jalur untuk kembali ke tingkat yang diinginkan yaitu 2%. Ekspektasi ECB mencapai “soft landing” telah meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi benua lama di 0,3% pada kuartal pertama tahun ini, melampaui konsensus 0,1%.

Analisis Teknis: EUR/USD Naik Menuju 1,0750

EUR/USD memperpanjang masa kenaikannya untuk sesi perdagangan ketiga pada hari Jumat dan diprakirakan akan bergerak lebih tinggi mendekati tertinggi tiga minggu di sekitar 1,0750. Daya tarik jangka pendek pasangan mata uang ini telah membaik karena telah menembus di atas Exponential Moving Average (EMA) 20-periode, yang berada di sekitar 1,0720.

Pada grafik harian, EUR/USD menunjukkan kontraksi volatilitas yang tajam karena aksi harga telah membentuk formasi Segitiga Simetris. Batas pola segitiga yang miring ke atas diplot dari terendah 3 Oktober di 1,0448, dan batas yang miring ke bawah berasal dari tertinggi 28 Desember di sekitar 1,1140.

Relative Strength Index (RSI) 14-periode bergeser ke kisaran 40,00-60,00, mengindikasika keraguan di antara para pelaku pasar.

Harga Emas Berfluktuasi Lebih Rendah karena Menurunnya Permintaan Safe Haven

Harga Emas (XAU/USD) turun tipis pada hari Jumat, diperdagangkan sedikit di atas $2.300, karena permintaan safe haven untuk logam mulia ini berkurang di tengah sentimen pasar yang optimis secara keseluruhan.
Baca lagi Previous

Analisis Harga NZD/USD: Mendekati 0,6000 Jelang NFP

Pasangan NZD/USD memperpanjang periode kenaikan dua harinya pada hari Jumat karena Dolar AS mencapai terendah baru tiga minggu menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) dan IMP Jasa ISM Amerika Serikat untuk bulan April, yang akan dipublikasikan di sesi New York.
Baca lagi Next