USD/IDR Memulihkan Pelemahannya, Rupiah Melayang di Atas 16.350

  • USD/IDR sedikit pulih ke 16.355 setelah tertekan karena DXY anjlok, menahan penguatan Rupiah hari ini.
  • Greenback loyo setelah data-data ketenagakerjaan dan IMP Jasa ISM AS menunjukkan pelemahan.
  • Ke depannya, pergerakan Rupiah masih akan dipengaruhi oleh kebijakan The Fed.

Rupiah (IDR) dibuka menguat terhadap Dolar AS (USD) pagi tadi di sesi Asia di 16.321, setelah ditutup di 16.340 pada perdagangan kemarin, di bawah dasar kisaran yang terbentuk sejak 19 Juni. USD/IDR tampak sedang menguji dasar kisaran ini ke arah atas, di mana harga pasangan mata uang tersebut sekarang sedang bergerak di 16.355.

Greenback tertekan setelah rilis data-data ketenagakerjaan AS yang melemah. Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS di bulan Juni turun ke 150.000, turun dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 157.000 dan meleset dari prakiraan 160.000. Klaim Tunjangan Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir 28 Juni meningkat ke 238.000 dibandingkan dengan 233.000 pada pekan sebelumnya, melampaui prakiraan 235.000. Klaim Tunjangan Pengangguran Awal Rata-rata empat minggu juga naik ke 238.000 dari 236.250.

Indeks Pembelian Manajer (IMP) Jasa ISM AS pada bulan Juni juga terlihat mengalami kontraksi tajam ke 48,8, di bawah bulan sebelumnya 53,8 dan prakiraan 52,5.

Setelah data-data tersebut, Indeks Dolar AS (DXY) semalam anjlok hingga ke terendah di 105,05, kemudian memantul ke atas dan ditutup di 105,33 ketika The Fed menyampaikan Risalah Rapatnya. Saat berita ini ditulis, indeks tersebut sedang bergerak di 105,34.

Menurut Risalah Rapat Federal Reserve (The Fed) dari pertemuan pada tanggal 11-12 Juni, para pejabat The Fed mengakui bahwa ekonomi AS tampaknya melambat dan mencatat bahwa "tekanan harga mereda." Namun, mereka tetap bersikap hati-hati dan menahan diri untuk berkomitmen terhadap pemotongan suku bunga hingga pengamatan lebih lanjut.

Dalam Risalah rapat tersebut juga menunjukkan bahwa para peserta rapat memilih untuk mempertahankan suku bunga kebijakan dalam kisaran 5,25%-5,50%. 

Pergerakan Rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen pasar yang mengharapkan dua kali penurunan suku bunga, sementara dari proyeksi terbaru, rata-rata pejabat The Fed mengantisipasi hanya satu pemangkasan suku bunga sebesar 0,25% tahun ini.
 

Analisis Harga Perak: XAG/USD Mundur dari Puncak Dua Pekan, Penurunan Tampak Terbatas

Perak (XAG/USD) bergerak lebih rendah selama sesi Asia pada hari Kamis dan mengikis sebagian dari kenaikan kuat hari sebelumnya ke area $30,65-$30,70, atau level tertingginya dalam hampir dua pekan. Logam putih saat ini diperdagangkan di sekitar area $ 30,40, turun 0,35% untuk hari ini, dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan kenaikan beruntun selama lima hari, meskipun pengaturan teknis jangka pendek tampaknya condong ke arah pedagang bullish.
Đọc thêm Previous

Harga Emas India Hari Ini: Emas Stabil, Menurut Data FXStreet

Harga emas secara luas tidak berubah di India pada hari Kamis, menurut data yang dikumpulkan oleh FXStreet
Đọc thêm Next