Penjualan Ritel Indonesia untuk Bulan Mei Meningkat ke 2,1% versus -2,7% pada Bulan Sebelumnya

Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Mei tercatat di 2,1%, lebih tinggi dari -2,7% yang terlihat pada bulan Mei, seperti yang dilaporkan oleh Bank Indonesia (BI).

Secara bulanan, penjualan ritel tercatat di tingkat 3,5% (mtm) lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang tercatat di 0,4%.

Menurut laporan BI, peningkatan tersebut didorong oleh Subkelompok Sandang, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Suku Cadang dan Aksesori.

Tekanan inflasi 3 bulan yang akan datang pada Agustus 2024 diprakirakan menurun, sementara inflasi 6 bulan yang akan datang pada November 2024 diprakirakan meningkat.

Reaksi Pasar terhadap Penjualan Ritel Indonesia

USD/IDR sedang meningkat ke 16.302 setelah rilis data tersebut pada saat berita ini ditulis.

 

Dolar Australia Menguat karena Meningkatnya Ekspektasi RBA akan Menunda Penurunan Suku Bunga

Dolar Australia (AUD) memulihkan pelemahan baru-baru ini, diperdagangkan di dekat level tertinggi enam bulan di 0,6761 pada hari Selasa. Kenaikan AUD ini disebabkan oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) mungkin akan terlambat dalam siklus pemangkasan suku bunga global atau berpotensi menaikkan suku bunga lagi karena data inflasi yang kuat untuk bulan Mei.
Baca lagi Previous

Suzuki, Jepang: Penting untuk Menjaga Disiplin Fiskal

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan pada hari Selasa bahwa "penting untuk menjaga disiplin fiskal untuk menjaga kepercayaan pada kesehatan fiskal jangka panjang."
Baca lagi Next