Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Tetap dalam Kisaran Ketat di Sekitar $31 dengan Inflasi AS sebagai Fokus

  • Harga perak diperdagangkan sideways di sekitar $31,00 karena investor menunggu laporan Inflasi AS untuk bulan Juni.
  • The Fed Powell mengisyaratkan bahwa kekuatan pasar tenaga kerja tampaknya mulai berkurang.
  • Harga perak menahan terobosan Falling Channel.

Harga perak (XAG/USD) diperdagangkan sideways di dekat $31,00 di sesi Asia hari Rabu. Logam mulia ini menguat meskipun komentar dari Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell, dalam kesaksian Kongres semi-tahunan pada hari Rabu, mengindikasikan bahwa risiko terhadap mandat ganda The Fed sangat seimbang.

The Fed Powell mengakui bahwa kondisi pasar tenaga kerja tidak seketat yang dialami setelah infus likuiditas besar-besaran di era pandemi. Mengenai inflasi, Powell berkomentar bahwa The Fed telah membuat beberapa kemajuan dalam inflasi dalam beberapa bulan terakhir dan lebih banyak data yang baik akan mendukung kasus untuk kebijakan moneter yang lebih longgar, Reuters melaporkan.

Namun, Powell masih belum memberikan kerangka waktu untuk penurunan suku bunga, namun komentarnya telah mempertahankan kekuatan ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga mulai bulan September.

Sementara itu, Dolar AS (USD) masih berada di bawah tekanan menjelang laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juni, yang akan dipublikasikan pada hari Kamis. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, menguat di atas level terendah hampir empat minggu di 104,85. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun menguat di kisaran 4,30%.

Analisis Teknis Perak

Harga perak melanjutkan kenaikannya hingga mendekati $31,00 setelah menembus formasi Falling Channel pada kerangka waktu empat jam. Terobosan ke atas pada pola grafik yang disebutkan di atas menghasilkan pembalikan naik. Exponential Moving Average (EMA) 20 hari yang miring ke atas di $30,70, menunjukkan tren bullish.

Relative Strength Index (RSI) 14 periode bergeser ke kisaran bullish 60,00-80,00, mengindikasikan bahwa momentum telah bergeser ke atas.

Grafik Empat Jam Perak

Grafik Empat Jam Perak

Yen Jepang Memulihkan Penurunan Menjelang Kesaksian Kedua The Fed Powell

Yen Jepang (JPY) melemah untuk 3 sesi berturut-turut pada hari Rabu. Kenaikan pasangan USD/JPY didorong oleh penguatan Dolar AS (USD), yang mendapatkan momentum setelah kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres AS pada hari Selasa. Powell mencatat angka inflasi yang membaik tetapi mempertahankan pendekatan hati-hati The Fed.
আরও পড়ুন Previous

Manufacturing Output (MoM) Belanda Mei Turun Ke -0.4% Dari Sebelumnya 0.4%

Manufacturing Output (MoM) Belanda Mei Turun Ke -0.4% Dari Sebelumnya 0.4%
আরও পড়ুন Next