GBP/USD Mempertahankan Posisi di Sekitar 1,2950 di Dekat Level Tertinggi 13 Bulan
- GBP/USD mendapat dukungan karena investor menganggap pasar Inggris sebagai pilihan investasi yang lebih menarik.
- BoE diprakirakan akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan Agustus.
- Dolar AS menguat karena meningkatnya penghindaran risiko yang dipicu oleh serangan terhadap mantan Presiden AS Donald Trump.
GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1,2960 selama sesi Asia hari Selasa, masih berada di level tertinggi 13 bulan di 1,2995 yang tercatat di sesi sebelumnya. Pound Inggris (GBP) dapat menguat lebih lanjut karena investor menganggap pasar Inggris sebagai tujuan investasi yang lebih menarik dibandingkan dengan pasar AS yang menghadapi ketidakpastian politik. Kemenangan yang menentukan dari Partai Buruh Keir Starmer telah menjamin kebijakan fiskal yang stabil dan penunjukan menteri yang lancar.
Meningkatnya ketidakpastian mengenai jangka waktu penurunan suku bunga Bank of England (BoE) telah menjadi faktor penting dalam penguatan GBP. Para pedagang mengantisipasi BoE untuk mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan Agustus.
Para pedagang menilai data ekonomi yang akan dirilis pada hari Rabu yang dapat berdampak pada sikap kebijakan moneter Bank of England. Indeks Harga Konsumen (YoY) diproyeksikan akan tetap stabil pada target 2% BoE, dengan inflasi inti diantisipasi turun menjadi 3,4%. Selain itu, Indeks Harga Ritel kemungkinan akan mengalami penurunan, menandai penurunan keempat dalam lima bulan terakhir.
Dolar AS (USD) menguat di tengah meningkatnya penghindaran risiko yang dipicu oleh percobaan pembunuhan mantan Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu. Namun, penurunan inflasi AS memperkuat spekulasi penurunan suku bunga Federal Reserve di bulan September, yang dapat membatasi kenaikan Greenback.
Menurut FedWatch Tool dari CME Group, pasar saat ini mengindikasikan probabilitas 85,7% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed bulan September, naik dari 71,0% sepekan sebelumnya.