Indeks Dolar AS Naik Menuju 104,00 saat Imbal Hasil Membaik, Menantikan Keputusan ECB

  • Dolar AS rebound pada hari Kamis, didorong oleh membaiknya imbal hasil obligasi Pemerintah AS.
  • Para pedagang memprakirakan The Fed akan menurunkan suku bunga pada bulan September.
  • ECB diprakirakan akan mempertahankan suku bunga refinancing utamanya stabil di 4,25% pada pertemuan hari Kamis.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama lainnya, rebound karena membaiknya imbal hasil obligasi Pemerintah AS. DXY mempertahankan kenaikan di sekitar 103,80, dengan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 2-tahun dan 10-tahun masing-masing di 4,46% dan 4,18%, selama sesi Eropa pada hari Kamis.

Namun, Dolar AS mungkin membatasi kenaikannya karena tingginya probablitas keputusan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan kebijakan bulan September. Para pejabat Federal Reserve telah menyatakan keyakinannya bahwa laju kenaikan harga kini lebih konsisten sejalan dengan tujuan para pengambil kebijakan.

Pada hari Rabu, Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan bahwa bank sentral AS 'semakin dekat' dengan penurunan suku bunga. Sementara itu, Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, menyatakan bahwa penurunan inflasi sudah mulai meluas dan dia ingin ini terus berlanjut,” seperti dilansir Reuters.

Menurut FedWatch Tool dari CME Group, pasar sekarang mengindikasikan probabilitas 93,5% penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed di bulan September, naik dari 69,7% pada minggu sebelumnya.

The New York Times melaporkan pada hari Rabu bahwa mantan Presiden Donald Trump, dalam pertemuan dengan anggota DPR dari Partai Republik bulan lalu, menyatakan dukungannya terhadap pengurangan pajak, suku bunga lebih rendah, dan kenaikan tarif. Langkah-langkah ini berpotensi menimbulkan inflasi bagi perekonomian dan melemahkan Greenback.

Para pedagang mengantisipasi pertemuan kebijakan moneter European Central Bank (ECB) yang dijadwalkan nanti Kamis ini. ECB diprakirakan akan mempertahankan suku bunga refinancing utamanya tetap di 4,25% pada pertemuan bulan Juli. Selain itu, para pedagang kemungkinan akan mengalihkan perhatian mereka ke Klaim Pengangguran Awal mingguan AS dan Indeks Manufaktur Fed Philly, serta pernyataan Lorie Logan dari The Fed.

JPY: Efek Crocodile Dundee – Commerzbank

Kemungkinan intervensi BoJ di pasar pada hari Jumat sebagian besar tidak berhasil. Pada hari Rabu, situasinya sangat berbeda. Sepertinya para pedagang yang memantau BoJ juga ikut ambil bagian pada hari Rabu, catat analis Valas Commerzbank Ulrich Leuchtmann dan Michael Pfister.
อ่านเพิ่มเติม Previous

CHF: Tidak Jelas Kapan SNB akan Bereaksi – Commerzbank

Franc Swiss (CHF) menguat secara signifikan pada hari Rabu terhadap Dolar AS (USD) dan Euro (EUR), catat analis Valas Commerzbank, Ulrich Leuchtmann dan Michael Pfister.
อ่านเพิ่มเติม Next