AMMN Melesat di Atas 5% setelah Mencatatkan Laba Bersih USD475 Juta di Semester Pertama 2024
- AMMN naik di atas 5%, sekaligus keluar dari kisaran yang terbentuk sejak 21 Juni 2024.
- PT Amman Minter Internasional Tbk. mencatatkan laba bersih USD475 juta di semester pertama 2024.
- ISHG masih di zona merah, menantikan data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia triwulan II 2024.
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) diperdagangkan di 12.250, naik 5,15% hari ini. Saham ini dibuka di 11.750, sempat mencatatkan terendah hari di 11.725 dalam satu jam pertama perdagangan dan melesat ke 12.450. Level tersebut merupakan tertinggi hari dan level tertinggi sejak 7 Juni 2024. Saham ini menunjukkan kenaikan yang mengesankan setelah perusahaan merilis laporan keuangan semester pertama 2024.
PT Amman Mineral Internasional Tbk. melaporkan laba bersih USD475 juta selama periode semester pertama 2024 dibandingkan USD119 juta pada semester pertama 2023. Presiden Direktur Alexander Ramlie mengatakan kinerja pada semester pertama 2024 merupakan yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Dalam rincian laporan tersebut, perusahaan ini mencatatkan penjualan sebesar USD1,55 miliar, yang berasal dari penjualan emas USD779 juta dan penjualan tembaga 770 juta.
Saham telah menembus sisi atas kisaran perdagangan 11.800 dan 10.775 yang terbentuk sejak 21 Juni hingga 26 Juli. Jika saham ini melanjutkan kinerja positif pasca laporan keuanganya, AMMN akan mengincar 13.000 (level psikologis), 13.300 (tertinggi 5 Juni) dan 15.000 (tertinggi 28 Mei dan tertinggi sepanjang masa). Untuk sisi bawah, saham ini ditopang oleh 11.800 (batas atas kisaran), 10.900 (area terendah 8, 9 Juli), 10.775 (batas bawah kisaran).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia berada di 7.298,52, turun 0,18% pada saat penulisan. Indeks dibuka di 7.304,50, naik ke tertinggi hari 7.333,78. Namun demikian, indeks tidak mampu bertahan di zona hijau dan turun ke terendah hari 7.290,97 di sesi kedua. Indeks ini masih berada di dalam kisaran 7.346,37 dan 7.217,61. Hari ini, pasar menantikan rilis data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia triwulan II 2024.
Jika IHSG menembus puncak kisaran yang disebutkan di atas, indeks akan menghadapi 7.375,20 (area tertinggi 25, 26, 27 Maret dan 20 Mei), dan 7.454,44 (tertinggi sepanjang masa). Untuk sisi bawah, indeks ditopang support 7.217,14 (area terendah 5 dan 8 Juli) dan 7.000 (level psikologis).
