BMRI Memangkas Kenaikan dari Tertinggi Hari 6.475 meskipun Bank Mandiri Mencatatkan Laba Rp26,55 Triliun
- BMRI tidak menunjukkan pergerakan signfikan setelah laporan keuangan Bank Mandiri.
- Bank Mandiri mencatatkan laba Rp26,55 trilin di semester pertama 2024.
- BMRI di ambang melanjutkan tren naik atau memulai tren menurun baru.
Saham PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) diperdagangkan di 6.425 hari ini. Saham ini dibuka di 6.400, mencatatkan terendah hari di 6.375 dalam satu jam pertama perdagangan dan juga meraih tertinggi hari di 6.475 di jam yang sama. Setelah itu, saham ini bergerak di antara dua level tersebut. Saham ini tampaknya tidak begitu terpengaruh oleh laporan keuangan yang diterbitkan Bank Mandiri sebelumnya hari ini.
PT Bank Mandiri Tbk. meraih laba bersih Rp26,55 triliun di semester pertama 2024, naik dari Rp25,23 pada semester pertama 2023. Net Interest Income (NII) adalah Rp49,08 triliun, naik 3,75% pada basis tahunan. Non Performing Loan (NPL) gross turun ke 1,0,1% dari 1,53%.
BMRI tampaknya mengabaikan laporan keuangan perusahaannya. Saham ini masih terperangkap di antara tertinggi dan terendah hari yang dicatatkan dalam satu jam pertama pembukaan. Saham ini berada dalam tren naik jangka pendek yang rapih karena terus menorehkan beberapa higher high secara konsisten sejak meraih terendah 5.650 pada 14 Juni. Saham ini berada di ambang antara melanjutkan tren naik atau mematahkan tren naik dan memulai tren menurun baru.
Saham ini perlu naik dari level-level saat ini dan menorehkan tertinggi baru di atas higher high sebelumnya di atas 6.750 untuk melanjutkan tren naik yang berlangsung saat ini. Tren naik bisa rusak jika saham ini menembus dengan tegas higher low 6.300.
Untuk sisi bawah, BMRI ditopang oleh 6.375 (terendah 30 dan 31 Juli), 6.300 (lower low, terendah 15 dan 16 Juli), dan 6.100 terendah 3 Juli. Untuk sisi atas, saham ini memiliki resistance di 6.550 (tertinggi 29 dan 30 Juli), 6.625 (tertinggi 26 Juli), dan 6.750 (higher high).
Grafik Harian BMRI
