GBP/USD Bangkit Kembali dengan Kuat di Atas 1,2800 karena NFP AS Mengecewakan
- GBP/USD naik di atas 1,2800 karena NFP AS yang mengecewakan dan tingkat pengangguran AS yang lebih tinggi.
- Indeks USD mencatat terendah baru empat bulan di dekat 103,30 setelah laporan pasar tenaga kerja yang lemah.
- BoE memulai kampanye pelonggaran kebijakannya pada hari Kamis.
Pasangan GBP/USD pulih dengan laju yang kuat dari terendah intraday 1,2707 di atas resistance angka bulat 1,2800 pada sesi New York hari Jumat. Cable menemukan minat beli yang kuat karena data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan untuk bulan Juli, yang meningkatkan spekulasi yang sudah kuat pada penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan September.
Payrolls baru lebih rendah di 114 ribu dibandingkan estimasi 175 ribu dan 179 ribu di Juni. Tingkat Pengangguran melonjak ke 4,3%, tertinggi sejak November 2021, dibandingkan ekspektasi dan rilis sebelumnya 4,1%. Laporan tersebut mengindikasikan konsekuensi dari suku bunga yang lebih tinggi oleh The Fed pada pasar tenaga kerja.
Laporan NFP memperjelas bahwa risiko kini telah meluas ke kedua faktor mandat ganda The Fed. Sementara itu, Penghasilan Rata-Rata Per Jam tahunan telah melambat pada laju yang lebih cepat dari yang diprakirakan ke 3,6% dibandingkan estimasi 3,7% dan rilis sebelumnya 3,8%. Selain itu, pengukur pertumbuhan upah naik pada laju yang lebih lambat di 0,2%. Pemangkasan tajam pada keuangan individu akan melemahkan belanja secara keseluruhan.
Dalam pengumuman kebijakan moneter, Ketua The Fed Jerome Powell berkomentar bahwa penurunan suku bunga dapat dilakukan lebih cepat daripada nanti jika pasar tenaga kerja menghadapi risiko-risiko yang tidak terduga.
Data ketenagakerjaan yang lemah telah membebani Dolar AS (USD). Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun ke terendah baru empat-bulan dekat 103,30.
Di sisi lain Atlantik, Poundsterling tetap beragam terhadap mata uang-mata uang utama lainnya setelah keputusan penurunan suku bunga Bank of England (BoE) pada hari Kamis. BoE menurunkan suku bunga pinjaman utama sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 5%, dengan hasil suara yang terpecah 5-4. Mengenai prospek suku bunga, Gubernur BoE Andrew Bailey berkomentar dalam konferensi pers bahwa bank sentral tidak akan mengikuti sikap pelonggaran kebijakan yang agresif.