EUR/USD Melemah Mendekati 1,0900 karena Sentimen Suram, IMP Jasa ISM dalam Fokus
- EUR/USD turun mendekati 1,0900 karena sentimen pasar yang suram.
- Dolar AS menurun karena penurunan suku bunga The Fed di bulan September tampaknya akan segera terjadi.
- Ketegangan Timur Tengah meningkat karena Iran meluncurkan rudal ke Israel sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.
Pasangan EUR/USD tergelincir mendekati support penting 1,0900 di sesi Eropa hari Senin. Pasangan mata uang utama ini menghadapi tekanan karena sentimen pasar berubah menjadi sangat menghindari risiko akibat ketegangan Timur Tengah dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) yang lemah untuk bulan Juli, yang memicu kekhawatiran akan terjadinya resesi ekonomi.
Indeks S&P 500 berjangka mengalami penurunan tajam pada jam-jam perdagangan Asia di hari Senin, yang menunjukkan penurunan selera risiko para investor. imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun mencatatkan level terendah tahunan baru di dekat 3,67% karena spekulasi mengenai keputusan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan bulan September tampaknya sudah selesai.
Situasi saat ini di Timur Tengah mengarah pada perang habis-habisan, karena Hizbullah yang didukung Iran mengatakan bahwa mereka telah meluncurkan puluhan rudal ke Israel. Langkah ini dilakukan sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh oleh serangan udara Israel di Teheran.
Sementara itu, laporan NFP pada hari Jumat menunjukkan bahwa permintaan tenaga kerja telah melambat secara signifikan. Jumlah tenaga kerja mencapai 114 ribu, lebih rendah dari estimasi 175 ribu dan pembacaan Juni 179 ribu. Tingkat Pengangguran melonjak menjadi 4,3%, tertinggi sejak November 2021, dari ekspektasi dan rilis sebelumnya sebesar 4,1%. Laporan ini jelas menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja berjuang untuk menanggung konsekuensi dari kenaikan suku bunga The Fed eral Reserve (The Fed).
Pada sesi hari Senin, investor akan fokus pada data IMP Jasa ISM AS untuk bulan Juli, yang akan dirilis pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB). Laporan ini diprakirakan akan menunjukkan bahwa aktivitas di sektor jasa berekspansi ke 51,0 setelah mengalami kontraksi ke 48,8 di bulan Juni.
Di sisi Zona Euro, Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (HICP) awal yang lebih tinggi untuk bulan Juli telah menimbulkan keraguan atas penurunan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) di bulan September.
Indikator Ekonomi
Tingkat Pengangguran
Tingkat Pengangguran, yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS), adalah persentase dari total tenaga kerja sipil yang tidak memiliki pekerjaan berbayar tetapi secara aktif mencari pekerjaan. Tingkat ini biasanya lebih tinggi dalam ekonomi yang sedang mengalami resesi dibandingkan dengan ekonomi yang sedang tumbuh. Secara umum, penurunan Tingkat Pengangguran dianggap sebagai hal yang menguntungkan bagi Dolar AS (USD), sementara peningkatan dianggap sebagai hal yang merugikan. Meskipun demikian, angka itu sendiri biasanya tidak dapat menentukan arah pergerakan pasar berikutnya, karena hal ini juga akan bergantung pada pembacaan utama Nonfarm Payroll, dan data lain dalam laporan BLS.
Baca lebih lanjut