USD/IDR Bertahan di Kisaran 15.530-15.365 saat Indonesia Memperingati Maulid Nabi

  • Pasar keuangan Indonesia libur untuk memperingati Maulid Nabi, dengan USD/IDR masih bertahan di kisaran 15.530-15.365.
  • Bank Indonesia diharapkan akan menahan suku bunganya pada hari Rabu, menunggu keputusan The Fed.
  • Fokus malam ini akan tertuju pada Indeks Manufaktur Wilayah Bagian NY AS.

Pasar keuangan Indonesia tutup hari ini sehubungan dengan hari libur untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad. Pasangan mata uang USD/IDR melemah dan ditutup di 15.401 pada hari Jumat pekan lalu, namun masih bertahan dalam kisaran perdagangan yang membentuk pola persegi panjang di antara 15.530-15.365.

Pada hari Rabu, 18 September, Bank Indonesia (BI) akan merilis keputusan suku bunganya sebelum Federal Reserve (The Fed) AS. BI diharapkan akan mempertahankan suku bunganya di  6,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7,00%. Para ekonom mengharapkan BI akan memangkas suku bunga di kuartal berikutnya, menyusul pemangkasan yang diharapkan akan dilakukan oleh The Fed pada pekan ini, namun dengan IDR yang terus menguat, BI mungkin melakukan pemangkasan yang lebih sedikit dibandingkan The Fed. 

Setelah laporan IHK dan IHP AS yang dirilis pekan lalu menunjukkan bahwa inflasi sudah mulai melandai, pasar kini mulai memperhitungkan peluang yang lebih besar untuk penurunan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin (bp). Dengan Alat CME FedWatch saat ini menunjukkan peluang pemangkasan sebesar 50 bp di 59% dan peluang pemangkasan 25 bp di 41%.

Menurut ekonom JPMorgan Michael Feroli, jika The Fed memangkas sebesar 50 bp, para pengambil kebijakan The Fed akan memproyeksikan total pemangkasan sebesar 100 bp untuk tahun ini, dan 150 bp untuk tahun depan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters.

Malam ini data Indeks Manufaktur Wilayah Bagian NY AS (September) akan dirilis, kemudian pada hari Selasa, fokus akan tertuju pada data Penjualan Ritel AS (Agustus). Selain itu, data Neraca Perdagangan (Agustus) dari Indonesia juga akan dirilis pada hari Selasa menjelang pengumuman keputusan suku bunga Bank Indonesia dan Federal Reserve pada hari Rabu.
 

USD/INR Bergerak Datar meskipun Dolar AS melemah, Pedagang Tunggu Keputusan Suku Bunga The Fed

Rupee India (INR) bertahan stabil di hari Senin meskipun Dolar AS (USD) melemah. Penurunan harga minyak mentah, arus masuk institusi asing (FII) yang kuat ke dalam pasar saham India dan kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang sangat besar pada pertemuan kebijakan moneter hari Rabu mendatang dapat mendukung INR.
Baca lagi Previous

Dolar Australia Menguat karena Meningkatnya Peluang Penurunan Suku Bunga yang Agresif oleh The Fed

Dolar Australia (AUD) naik tipis terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin. Pasangan mata uang AUD/USD dapat menguat lebih lanjut karena meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan memilih penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini. Para pedagang menantikan sejumlah data lapangan pekerjaan Australia yang akan dirilis akhir pekan ini untuk mengukur kesehatan pasar tenaga kerja dan potensi implikasinya terhadap kebijakan moneter domestik.
Baca lagi Next