USD/IDR Tersungkur Lebih Jauh Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

  • Rupiah Indonesia terus menguat hingga pagi ini tercatat di level 15.342 per Dolar AS.
  • Neraca Perdagangan Indonesia untuk bulan Agustus diharapkan meningkat ke USD1,96 Miliar.
  • Pasar sebagain besar mengharapkan pemangkasan suku bunga The Fed yang lebih agresif.

Pasar keuangan Indonesia telah dibuka kembali dengan pasangan mata uang USD/IDR terus melemah dan menembus di bawah lantai pola persegi panjang yang sebelumnya terbentuk di kisaran 15.530-15.365. Rupiah Indonesia (IDR) telah menjejakkan kakinya di level 15.342 per Dolar AS (USD) pada perdagangan di sesi Asia pagi ini.

Pasangan mata uang ini terseret oleh pelemahan Dolar AS secara luas, di mana Indeks Dolar AS (DXY) tampak anjlok di sekitar 100,70 sejauh ini menjelang rilis pengumuman keputusan suku bunga The Fed, yang diharapkan akan melakukan pemangkasan sebesar 50 basis poin (bp). 

Hari ini, Neraca Perdagangan Indonesia untuk bulan Agustus akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada pukul 11:00 WIB. Surplus perdagangan Indonesia pada bulan Agustus diharapkan meningkat ke USD1,96 Miliar dari jumlah yang tercatat pada bulan Juli di USD 0,47 Miliar. Ekspor tahun-ke-tahun diproyeksikan menurun ke tingkat 3,83% dari 6,46%, Impor juga diharapkan turun ke 8,15% dari 11,07%.

Besok Bank Indonesia (BI) akan merilis keputusan suku bunganya di hari yang sama dengan keputusan Federal Reserve (The Fed) AS, di mana BI diharapkan akan tetap mempertahankan suku bunganya di  6,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7,00%. Sementara The Fed diharapkan akan memangkas suku bunganya pada pertemuan besok. Menurut beberapa ekonom, BI mungkin akan memangkas suku bunga pada kuartal berikutnya menyusul tindakan yang dilakukan The Fed, namun dengan ukuran pemangkasan yang lebih sedikit.

Penjualan Ritel, Produksi Industri dan Manufaktur, Persediaan Bisnis, Indeks Pasar Perumahan NAHB dan laporan persediaan minyak mentah API AS akan dirilis malam ini.

Indikator Ekonomi

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia

Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Sel Sep 17, 2024 07:30 GMT (14:30 WIB)

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: 6,25%

Sumber: Bank Indonesia

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga The Fed

Federal Reserve (The Fed) berunding tentang kebijakan moneter dan membuat keputusan tentang suku bunga pada delapan pertemuan yang dijadwalkan sebelumnya per tahun. The Fed memiliki dua mandat: untuk menjaga inflasi pada 2%, dan untuk mempertahankan lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai hal ini adalah dengan menetapkan suku bunga – baik di mana The Fed meminjamkan ke perbankan dan perbankan saling meminjamkan. Jika The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga, Dolar AS (USD) cenderung menguat karena menarik lebih banyak arus masuk modal asing. Jika The Fed memangkas suku bunga, hal ini cenderung melemahkan USD karena modal mengalir keluar ke negara-negara yang menawarkan pengembalian yang lebih tinggi. Jika suku bunga dibiarkan tidak berubah, perhatian beralih ke nada pernyataan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC), dan apakah FOMC hawkish (mengharapkan suku bunga masa depan yang lebih tinggi), atau dovish (mengharapkan suku bunga masa depan yang lebih rendah).

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Sep 18, 2024 18:00 GMT (Kamis, 00:00 WIB)

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 5,25%

Sebelumnya: 5,5%

Sumber: Federal Reserve

 

EUR/JPY Turun Kembali di Bawah 156,00-an di Tengah Penguatan JPY yang Moderat, Kurang Tindak Lanjut

Pasangan EUR/JPY menarik para penjual baru setelah kenaikan di sesi Asia ke area 157,10 dan menghentikan langkah pemulihan sederhana dari sekitar level psikologis 155,00, atau level terendah sejak Agustus yang disentuh pada hari sebelumnya. Harga spot turun ke area 154,25-154,20 dalam satu jam terakhir dan tampak rentan untuk melanjutkan lintasan penurunan yang telah terjadi dalam dua pekan terakhir.
Baca lagi Previous

Departemen Keuangan Selandia Baru: Indikator-indikator untuk PDB kuartal Juni Menunjukkan Penurunan Aktivitas Ekonomi

Menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua Selandia Baru (NZ) pada hari Kamis, Departemen Keuangan negara tersebut menerbitkan sebuah laporan pada hari Selasa, yang menyatakan bahwa "indikator-indikator untuk PDB kuartal Juni menunjukkan adanya penurunan aktivitas ekonomi."
Baca lagi Next