USD/IDR Bertahan di Bawah Level 15.200 saat Adanya Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed di Bulan November
- USD/IDR belum keluar dari kisaran yang berusia dua minggu, tengah bergerak di 15.150.
- Pasar mengharapkan The Fed akan melanjutkan pemangkasan suku bunganya di bulan November.
- IMP Chicago dan Indeks Manufaktur The Fed Dallas AS layak untuk diperhatikan malam ini.
Pada hari Senin, pasangan mata uang USD/IDR masih belum keluar dari kisaran perdagangan pekan lalu yang tercatat di sekitar 15.200-15.050. Pada perdagangan saat ini, pasangan mata uang tersebut tengah diperdagangkan di 15.150.
Rupiah Indonesia (IDR) sedikit menguat terhadap Yen Jepang pagi ini di 106, atau naik sebesar 0,04%, namun melemah 18,6% terhadap Dolar Singapura, dan melemah 2% terhadap Yuan Tiongkok. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah, yang pagi ini tercatat di 7.600.
Pasar mengharapkan bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin akan memangkas suku bunga lagi di bulan November setelah rilis Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) di bulan Agustus yang dilaporkan pada hari Jumat pekan lalu, naik 2,2% dari tahun ke tahun, dibandingkan dengan 2,5% di bulan Juli, lebih rendah dari ekspektasi 2,3%. Sementara itu, PCE inti melonjak 2,7% sesuai dengan estimasi pasar. Secara bulanan, Indeks Harga PCE meningkat 0,1% yang juga sesuai dengan prediksi pasar.
Alat CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar mengharapkan pemangkasan suku bunga oleh The Fed sebesar 25 basis poin berpeluang 46,3% dan 50 basis poin memiliki peluang 53,7%.
Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya tengah bergerak sideway, yang kini bertahan di sekitar 100,45.
Malam ini, data yang layak untuk dipantau adalah IMP Chicago, bersamaan dengan Indeks Manufaktur The Fed Dallas AS.