IMP Manufaktur Indonesia S&P Global Bulan September Naik ke 49,2 versus 48,9 pada Agustus

Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur Indonesia bulan September yang dirilis oleh S&P Global naik ke 49,2 dari 48,9 yang tercatat pada bulan Agustus.

Menurut Paul Smith, Economics Director S&P Global Market Intelligence seperti yang dikutip dari laporan IMP S&P Global,

Kinerja perekonomian sektor manufaktur Indonesia yang mengecewakan berkaitan dengan kondisi makro ekonomi global yang sedang lesu pada bulan September, dengan penurunan tercepat pada penjualan eksternal dalam waktu hampir dua tahun dari laporan terkini sangat menonjol di statistik. Perusahaan tentunya menanggapi dengan mengurangi aktivitas pembeliannya, memilih menggunakan inventaris dan menjaga biaya dan efisiensi pengoperasian dengan sangat ketat.

Namun, perusahaan-perusahaan tetap menaikkan jumlah tenaga kerja karena mereka menyiapkan saat-saat yang baik. Tentu, di tengah harapan kondisi pengoperasian dan perekonomian akan lebih stabil pada tahun mendatang, kepercayaan diri terhadap prakiraan mendatang membaik pada bulan September hingga level tertinggi selama tujuh bulan.

Reaksi Pasar

Pasangan mata uang USD/IDR menguat ke sekitar 15.218 beberapa jam setelah rilis data IMP Indonesia S&P Global tersebut.

USD/INR Lanjutkan Rally menjelang Data IMP India/AS

Rupee India (INR) diperdagangkan di wilayah negatif selama tiga hari berturut-turut pada hari Selasa. Pelemahan mata uang lokal ini tertekan oleh permintaan Dolar AS (USD) yang kuat dari bank-bank asing. Selain itu, harga minyak mentah yang bergejolak di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan keluarnya dana asing turut berkontribusi pada penurunan INR.
อ่านเพิ่มเติม Previous

Harga Emas Diperdagangkan dengan Bias Positif Ringan di Atas Support Penting $2.625-2.624

Harga emas (XAU/USD) berakhir di zona merah untuk 2 hari berturut-turut pada hari Senin di tengah optimisme atas stimulus Tiongkok dan pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell yang relatif hawkish. Hal ini, pada gilirannya, mendorong beberapa aksi ambil untung setelah kenaikan baru-baru ini ke puncak sepanjang masa yang disentuh pekan lalu, meskipun pullback korektif terhenti di dekat zona support $2.625-2.624. Namun demikian, logam mulia ini mencatat kenaikan kuartalan terbaiknya sejak awal
อ่านเพิ่มเติม Next