USD/CAD Melayang di Sekitar 1,3500-an, Level Tertinggi Satu Bulan karena Para Pedagang Menunggu Laporan NFP AS

  • USD/CAD memasuki fase konsolidasi bullish di dekat level tertinggi satu bulan pada hari Kamis.
  • Berkurangnya spekulasi penurunan suku bunga Fed sebesar 50 bp mendorong USD dan mendukung mata uang utama ini.
  • Harga minyak yang bullish mendukung CAD dan membatasi pasangan mata uang ini menjelang laporan NFP AS yang penting.

Pasangan USD/CAD berjuang untuk memanfaatkan kenaikan kuat hari sebelumnya ke puncak satu setengah pekan dan berosilasi dalam kisaran di sekitar pertengahan 1,3500-an selama sesi Asia pada hari Jumat. Namun, penurunan tetap tertahan setelah sentimen bullish jangka pendek seputar Dolar AS (USD) dan menjelang rilis rincian ketenagakerjaan bulanan AS yang krusial.

Data makro AS yang masuk memberikan bukti pasar tenaga kerja yang tangguh dan menunjukkan bahwa ekonomi tetap berada di pijakan yang kuat di kuartal ketiga, yang memaksa investor untuk mengurangi spekulasi mereka untuk pelonggaran yang lebih agresif oleh Federal Reserve (The Fed). Hal ini, pada gilirannya, membantu Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, untuk berdiri tegak di dekat puncak satu bulan yang disentuh pada hari Kamis dan ternyata menjadi faktor kunci yang mendukung pasangan USD/CAD.

Selain itu, ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih besar oleh Bank of Canada (BoC) membebani Dolar Kanada (CAD) dan menambah dukungan untuk harga spot. Meskipun demikian, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat harga Minyak Mentah tetap tinggi di dekat level tertinggi dalam satu bulan, yang terlihat mendukung CAD yang terkait dengan komoditas dan membatasi kenaikan pasangan USD/CAD. Para pedagang juga lebih memilih untuk absen menjelang data pekerjaan resmi AS, yang akan dirilis selama sesi Amerika Utara.

Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang dikenal luas diprakirakan akan menunjukkan bahwa ekonomi menambahkan 140 ribu pekerjaan di bulan September, sedikit lebih rendah dari 142 ribu di bulan sebelumnya, dan Tingkat Pengangguran bertahan stabil di 4,2%. Selain itu, Pendapatan Rata-rata per Jam akan menjadi petunjuk mengenai besaran penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan November. Hal ini akan mendorong permintaan USD dan menentukan arah pergerakan pasangan USD/CAD selanjutnya.

USD/INR Melemah Menjelang Rilis Data IMP India dan NFP AS

Rupee India (INR) memulihkan beberapa pelemahan pada hari Jumat. Kenaikan harga minyak mentah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, arus keluar yang signifikan dari ekuitas domestik dan tren penurunan mata uang regional dapat melemahkan INR.
Leer más Previous

Yen Jepang Menguat Tipis, Kenaikan tampak Terbatas karena Memudarnya Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga BoJ

Yen Jepang (JPY) mengoreksi kenaikan baru-baru ini setelah komentar dari para menteri Jepang pada hari Jumat. Menteri Ekonomi yang baru saja diangkat, Ryosei Akazawa, menyatakan bahwa Perdana Menteri Shigeru Ishiba dan Bank of Japan (BoJ) sepakat bahwa mengatasi deflasi adalah prioritas tertinggi Jepang.
Leer más Next