GBP/USD Berada di Dekat Level Terendah Multi-Pekan, di Bawah 1,3100 karena Para Pedagang Menunggu Notulen FOMC

  • GBP/USD menarik penjual baru pada hari Rabu dan tertekan oleh kombinasi beberapa faktor.
  • GBP terus terbebani oleh pernyataan dovish Gubernur BoE Bailey pekan lalu.
  • Berkurangnya spekulasi penurunan suku bunga The Fed mendukung USD dan berkontribusi pada penurunan pasangan mata uang ini.

Pasangan mata uang GBP/USD berjuang untuk memanfaatkan kenaikan pemulihan moderat pada hari sebelumnya dan bertemu dengan pasokan baru selama sesi Asia pada hari Rabu. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 1,3085-1,3080 dan tetap berada dalam jarak dekat dengan level terendah hampir empat pekan yang disentuh pada hari Senin.

Pound Inggris (GBP) melanjutkan performa relatifnya yang kurang baik setelah keyakinan pasar bahwa Bank of England (BoE) mungkin akan mempercepat siklus pemangkasan suku bunganya. Spekulasi ini terangkat oleh pernyataan dovish Gubernur BoE Andrew Bailey pekan lalu, yang mengatakan bahwa ada kemungkinan bank sentral dapat menjadi sedikit lebih agresif dalam memangkas suku bunga jika ada kabar baik lebih lanjut mengenai inflasi. Hal ini, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor kunci yang menekan pasangan mata uang GBP/USD ke bawah.

Di sisi lain, Dolar AS (USD) berdiri tegak di dekat level tertinggi tujuh pekan yang disentuh pekan lalu di tengah berkurangnya peluang untuk pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh Federal Reserve (The Fed). Faktanya, pasar saat ini memprakirakan lebih dari 85% kemungkinan bahwa The Fed akan menurunkan biaya pinjaman sebesar 25 basis poin (bp) di bulan November. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kekecewaan atas pembaruan stimulus Tiongkok menopang Dolar, berkontribusi pada nada yang ditawarkan seputar pasangan mata uang GBP/USD.

Latar belakang fundamental yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin untuk harga spot adalah ke arah bawah. Namun, pedagang bearish mungkin akan menahan diri untuk tidak memasang posisi agresif dan lebih memilih untuk menunggu rilis notulen rapat FOMC pada sesi Amerika Serikat. Selain itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP) AS pada hari Kamis dan Jumat, masing-masing, akan mempengaruhi dinamika harga USD dan membantu dalam menentukan arah pergerakan pasangan mata uang GBP/USD selanjutnya.

Suku Bunga Cadangan Repo India Tetap Tidak Berubah di 3.35%

Suku Bunga Cadangan Repo India Tetap Tidak Berubah di 3.35%
Leia mais Previous

Villeroy, ECB: Penurunan Suku Bunga Sangat Mungkin Terjadi

Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) dan Presiden Bank of France, François Villeroy de Galhau, mengomentari langkah kebijakan bank sentral berikutnya pada hari Rabu.
Leia mais Next