Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Turun Menuju $31,50 di Tengah Membaiknya Dolar AS dan Imbal Hasil

  • Harga perak melemah karena imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam mulia.
  • Permintaan untuk Perak dalam denominasi Dolar mengalami kesulitan karena membaiknya Dolar AS.
  • Perak yang tidak berimbal hasil didukung  pada hari Kamis setelah The Fed mengumumkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Harga perak (XAG/USD) melemah mendekati $31,70 per troy ounce selama jam-jam Asia pada hari Jumat. Kenaikan moderat dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS menambah tekanan turun pada aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti Perak, karena imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam mulia. Pada saat laporan ini ditulis, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada di 4,20% dan 4,33%.

Selain itu, permintaan Perak dalam mata uang Dolar AS mengalami kesulitan, karena Dolar AS (USD) yang lebih kuat membuat logam mulia ini menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, naik mendekati 104,50 pada saat artikel ini ditulis.

Para pedagang mengharapkan langkah-langkah stimulus potensial dari Tiongkok saat Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional mengakhiri pertemuan lima harinya. Awal pekan ini, laporan-laporan media menyebutkan bahwa potensi paket stimulus dapat melebihi 10 triliun Yuan. Sebagai salah satu pusat manufaktur terbesar di dunia untuk elektronik, panel surya, dan komponen otomotif, Tiongkok mungkin telah meningkatkan permintaan untuk Perak.

Namun, harga Perak tanpa bunga menguat setelah penurunan suku bunga Federal Reserve baru-baru ini. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menurunkan suku bunga pinjaman overnight sebesar 25 basis poin (bp) ke kisaran target 4,50%-4,75% pada pertemuan November pada hari Kamis.

Selain itu, Ketua The Federal Reserve Jerome Powell mengindikasikan bahwa bank sentral akan melanjutkan pemangkasan suku bunga, mengingat ketatnya kebijakan moneter yang sedang berlangsung. Para investor saat ini sedang mengantisipasi rilis Sentimen Konsumen Michigan AS, yang diprakirakan akan dirilis pada hari Jumat.

Leading Economic Index Jepang September Keluar Sebesar 109.4 Mengungguli Harapan 108.9

Leading Economic Index Jepang September Keluar Sebesar 109.4 Mengungguli Harapan 108.9
مزید پڑھیں Previous

Produksi Manufaktur (Bln/Bln) Belanda September: -3% versus Sebelumnya 2.1%

Produksi Manufaktur (Bln/Bln) Belanda September: -3% versus Sebelumnya 2.1%
مزید پڑھیں Next