Forex Hari Ini: Fokus para Investor Beralih ke Berita Acara FOMC

Greenback memulai minggu ini dengan pelemahan menyusul meredanya kekhawatiran seputar latar belakang politik AS setelah Presiden terpilih D. Trump mengumumkan pilihannya untuk Menteri Keuangan AS. Juga membebani Dolar AS adalah berita yang mengutip potensi negosiasi gencatan senjata di Timur Tengah.

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 26 November:

Indeks Dolar AS (DXY) turun ke posisi terendah dua hari dan meninjau kembali area 106,60 pada hari Senin. Agenda AS yang sibuk akan menampilkan Berita Acara FOMC sebagai peristiwa penting, diikuti oleh Indeks Harga Rumah FHFA, indeks Harga Rumah S&P/Case-Shiller, dan Penjualan Rumah Baru. Selain itu, Kepercayaan Konsumen dari Conference Board juga akan dirilis bersamaan dengan Indeks Manufaktur Tje Fed Richmond, Indeks Jasa The Fed Dallas, dan laporan mingguan API mengenai persediaan minyak mentah AS.

EUR/USD memulai minggu ini dengan bias penawaran beli yang kuat, merebut kembali rintangan 1,0500 dan lebih tinggi karena aksi jual yang kuat pada Greenback. McCaul dari ECB akan berbicara.

GBP/USD membalikkan tiga penurunan harian berturut-turut dan secara singkat berhasil menembus level utama 1,2600. Perdagangan Distributif CBI akan menjadi pusat perhatian di seluruh Inggris.

Penurunan tajam dalam Greenback ditambah dengan penurunan imbal hasil AS secara keseluruhan mengiringi pergerakan lebih rendah dalam USD/JPY, yang menguji ulang pertengahan 153,00-an. Rilis berikutnya dalam kalender Jepang adalah angka Investasi Obligasi Luar Negeri mingguan yang biasa dirilis pada 28 November.

AUD/USD memangkas penurunan awal dan berhasil mendapatkan kembali tolok ukur 0,6500 dan akhirnya mengakhiri hari dengan kenaikan tipis. Rilis data berikutnya di Australia adalah Indikator IHK Bulanan RBA dan Pekerjaan Konstruksi yang Telah Diselesaikan untuk kuartal ketiga, keduanya akan dirilis pada 27 November.

Harga WTI terjual ke area terendah multi-hari di area di bawah $69,00 per barel sebagai respon atas berkurangnya kekhawatiran geopolitik seputar krisis Israel-Lebanon.

Harga Emas anjlok ke sekitar area $2.600 per ons troi karena kemungkinan gencatan senjata dalam konflik Timur Tengah. Harga perak mengikuti dan turun ke posisi terendah dua minggu di dekat level utama $30,00 per ons.

Indeks Sentimen Konsumen Republik Korea November Merosot Ke 100.7 Dari Sebelumnya 101.7

Indeks Sentimen Konsumen Republik Korea November Merosot Ke 100.7 Dari Sebelumnya 101.7
Mehr darüber lesen Previous

Indeks Harga Jasa Persero (Thn/Thn) Jepang Oktober Meningkat Ke 2.9% Dari Sebelumnya 2.6%

Indeks Harga Jasa Persero (Thn/Thn) Jepang Oktober Meningkat Ke 2.9% Dari Sebelumnya 2.6%
Mehr darüber lesen Next