NZD/USD Pulih dari 0,5800, Fokus pada Pertemuan RBNZ

  • NZD/USD rebound dari 0,5800 saat Dolar AS memangkas kenaikan pembukaan.
  • Para investor menunggu data inflasi PCE AS untuk mencari panduan suku bunga The Fed yang baru.
  • RBNZ diprakirakan akan menurunkan suku bunga 50 bp menjadi 4,25%.

Pasangan mata uang NZD/USD memantul kembali mendekati 0,5850 di sesi Amerika Utara hari Selasa setelah membukukan terendah baru tahunan di 0,5800 di sesi pembukaan. Pasangan Kiwi pulih karena Dolar AS (USD) memangkas kenaikan intraday yang dipicu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif pada negara-negara di Amerika Utara yang ia prakirakan menjadi tempat Tiongkok mengalirkan obat-obatan terlarang ke dalam ekonomi AS.

Trump mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif 25% pada Meksiko dan Kanada dan 10% pada Tiongkok sebagai tambahan dari 60% yang disebutkan dalam kampanye pemilihannya. Reaksi awal dari Dolar AS adalah bullish, namun gagal mempertahankan kenaikan. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun di bawah 107,00.

Sementara itu, para investor menantikan risalah Federal Open Market Committee (FOMC) untuk pertemuan kebijakan yang diadakan pada 7 November, yang akan dipublikasikan pada pukul 19:00 GMT (Rabu, 02:00 WIB). Dalam pertemuan kebijakan tersebut, The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 4,50%-4,75%.

Pada pekan ini, para investor akan mencermati data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) AS untuk bulan Oktober yang akan dirilis pada hari Rabu. Para ekonom memprakirakan data inflasi akan naik dari bulan September pada basis tahunan. Data inflasi PCE umum dan inti pada basis bulanan diprakirakan terus naik. Data inflasi akan secara signifikan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap kemungkinan keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan bulan Desember.

Ke depannya, Dolar Selandia Baru (NZD) akan dipengaruhi oleh keputusan suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang akan diumumkan pada hari Rabu. Menurut jajak pendapat Reuters, RBNZ diprakirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 50 bp menjadi 4,25%. Ini akan menjadi penurunan suku bunga 50 bp kedua berturut-turut oleh RBNZ dan yang ketiga dalam siklus pelonggaran suku bunga saat ini.

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga RBNZ

Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) mengumumkan keputusan suku bunga setelah tujuh pertemuan kebijakan tahunan yang dijadwalkan. Jika RBNZ bersikap hawkish dan melihat tekanan inflasi meningkat, maka RBNZ akan menaikkan Suku Bunga Tunai Resmi (OCR) untuk menurunkan inflasi. Hal ini positif bagi Dolar Selandia Baru (NZD) karena suku bunga yang lebih tinggi menarik lebih banyak arus masuk modal. Demikian pula, jika RBNZ berpandangan bahwa inflasi terlalu rendah, maka OCR akan diturunkan, yang cenderung melemahkan NZD.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Nov 27, 2024 01.00

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 4.25%

Sebelumnya: 4.75%

Sumber: Reserve Bank of New Zealand

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengadakan pertemuan kebijakan moneter tujuh kali setahun, mengumumkan keputusan mereka terkait suku bunga dan penilaian ekonomi yang memengaruhi keputusan mereka. Bank sentral menawarkan petunjuk tentang prospek ekonomi dan jalur kebijakan masa depan, yang sangat relevan untuk penilaian NZD. Perkembangan ekonomi yang positif dan prospek yang optimis dapat mendorong RBNZ untuk memperketat kebijakan dengan menaikkan suku bunga, yang cenderung bullish NZD. Pengumuman kebijakan biasanya diikuti oleh konferensi pers Gubernur Adrian Orr.

 

Prakiraan Harga EUR/GBP: Berpotensi Bergerak Naik Dalam Kisaran

EUR/GBP sedang merangkak naik kembali dalam kisaran multi-minggu. Ada kemungkinan bahwa ini merupakan awal dari kenaikan dalam kisaran menuju tertinggi di sekitar 0,8450.
Devamını oku Previous

Prakiraan Harga GBP/USD: Pulih Setelah Turun ke 1,2500 di Tengah Pernyataan Trump

Pound Sterling pulih sedikit setelah pernyataan Presiden Terpilih AS Donald Trump pada Senin sore, di mana ia mengatakan bahwa setelah ia mulai menjabat pada 20 Januari, ia akan memberlakukan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko dan 10% pada semua produk Tiongkok. Ini mendorong Greenback terhadap sebagian besar mata uang FX G8, Peso Meksiko dan Yuan Tiongkok. Akhir-akhir ini, GBP/USD berbalik positif pada hari ini setelah mencapai terendah 1.2506, diperdagangkan di 1,2573.
Devamını oku Next