Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Bangkit Kembali dengan Kuat di Tengah Eskalasi Baru dalam Perang Rusia-Ukraina

  • Harga perak pulih dengan kuat karena eskalasi baru dalam perang antara Rusia dan Ukraina mendukung permintaan safe haven.
  • Rusia menyerang 14 target di Ukraina, yang mengakibatkan pemadaman listrik secara nasional.
  • Dolar AS bangkit kembali karena The Fed diprakirakan akan memangkas suku bunga dengan hati-hati.

Harga perak (XAG/USD) memulihkan penurunan dalam perdagangan harian dan naik ke hampir $30,15 di sesi Amerika Utara pada hari Kamis setelah membukukan level terendah 11 pekan di sekitar $29,65. Logam mulia ini bangkit kembali karena eskalasi baru dalam perang antara Rusia dan Ukraina telah meningkatkan permintaan safe haven.

Ketegangan antara Ukraina dan Rusia meningkat setelah Rusia meluncurkan Rudal Balistik Jarak Menengah (IRBM) untuk menghantam 17 target di Ukraina termasuk, fasilitas militer, fasilitas industri pertahanan dan sistem pendukungnya sebagai tanggapan atas serangan yang dilancarkan oleh rudal ATACMS milik Amerika Serikat (AS) pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam sebuah pertemuan keamanan di Kazakhstan pada hari Kamis.

Menurut kementerian energi di Kyiv, ini adalah serangan berskala besar ke-11 yang dilakukan Rusia terhadap suplai energi Ukraina tahun ini, yang menyebabkan pemadaman listrik secara nasional, demikian dilaporkan CNN.

Secara historis, daya tarik safe haven logam mulia seperti Perak meningkat pada saat ketidakpastian pasar global atau meningkatnya risiko geopolitik.

Sementara itu, Dolar AS (USD) bangkit kembali pada hari perdagangan dengan volume perdagangan yang tipis karena pasar Amerika Serikat (AS) tutup untuk Hari Thanksgiving. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, pulih mendekati 106,30 setelah koreksi tajam dalam tiga hari terakhir. Indeks USD pulih karena ekspektasi bahwa proyeksi pertumbuhan data inflasi Belanja Konsumsi Perorangan (Personal Consumption Expenditure/PCE) untuk bulan November akan memaksa para pejabat Federal Reserve (The Fed) untuk bertindak hati-hati dalam hal penurunan suku bunga.

Analisis Teknis Perak

Harga perak pulih dengan kuat setelah meluncur ke dekat garis tren miring ke atas di sekitar $29,50, yang diplot dari level terendah 29 Februari di $22,30 pada kerangka waktu harian. Namun, prospek harga Perak masih bearish karena bear cross, yang diwakili oleh Exponential Moving Average (EMA) 20 dan 50 hari di sekitar $31,30, menunjukkan eskalasi dalam tren turun.

Logam putih ini melemah setelah tembusnya support horizontal yang diplot dari level tertinggi 21 Mei di $32,50.

Relative Strength Index (RSI) 14 hari berosilasi di kisaran 40,00-60,00, menunjukkan tren sideways.

Grafik Harian Perak

Grafik Harian Perak

Neraca Transaksi Berjalan Kanada 3Q Dicatat Di -3.23B Mengungguli Harapan -9.3B

Neraca Transaksi Berjalan Kanada 3Q Dicatat Di -3.23B Mengungguli Harapan -9.3B
अधिक पढ़ें Previous

EUR/JPY Naik Tipis karena Ekspektasi Inflasi Zona Euro namun Tekanan Bearish tetap Ada

EUR/JPY naik tipis ke bawah level 160,00 pada hari Kamis setelah data survei yang dirilis oleh Komisi Eropa menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi yang membandel dapat membuat suku bunga lebih tinggi dari yang diprakirakan sebelumnya di Zona Euro. Hal ini mendukung Euro (EUR) karena suku bunga yang lebih tinggi mendukung arus masuk modal asing. Namun, data inflasi Jerman yang lebih lemah bertentangan dengan temuan survei dan membuat Mata Uang Tunggal berada di bawah tekanan.
अधिक पढ़ें Next