ADRO Turun Lebih dari 3% ke 1.790 setelah Keluar dari MSCI Indonesia Index

  • ADRO menuju penutupan hari dengan merah lebih dari 3%.
  • Saham perseroan keluar dari MSCI Indonesia Index.
  • Terjebak dalam kisaran, ADRO perlu katalis yang signifikan untuk menembusnya.

ADRO diperdagangkan di 1.800 yang 3,74% lebih rendah dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. membuka hari dengan gap bawah di 1.850 dan turun ke terendah hari 1.790 menuju penutupan hari. Kinerja negatif ini terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis index review untuk Agustus 2025.

ADRO menjadi satu-satunya emiten yang keluar dari MSCI Indonesia Index. Namun demikian, ada dua emiten yang masuk indeks ini yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Berbeda nasib dengan ADRO, saham dengan kode DSSA dibuka dengan gap atas pembukaan dan naik 78.600 yang 20% lebih tinggi jika dibandingkan dengan penutupan hari kemarin. Sementara CUAN kesulitan untuk mempertahankan gap atas pembukaan yang sempat naik ke 1.750 dan memangkas kenaikan tersebut ke level-level 1.560. Aksi profit taking diduga berada di balik kejadian ini. Perubahan ini akan berlaku pada penutupan 26 Agustus 2025.

Grafik Harian ADRO – Analisis Teknis

ADRO

Dari sisi teknis, ADRO berada dalam tren bearish karena berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari, saat ini di 2.429.

Namun dalam jangka yang lebih pendek, saham ini terlihat sideways karena naik dan turun di area kotak yang terlihat dalam grafik di atas. Pergerakan sideways ini mengindikasikan akan ada pergerakan arah yang signifikan ke depan.

Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di 39,73 dan miring ke bawah, mengindikasikan bahwa saham ini memiliki momentum untuk bergerak ke bawah sebelum memasuki zona jenuh jual.

Penurunan ADRO kemungkinan masih bisa ditopang oleh 1.730 (terendah 4, 7, dan 9 Juli 2025). Penembusan area terendah tersebut bisa membuat saham ini menguji 1.600 (terendah 2025 yang diraih pada 8 April). Tidak banyak support signifikan di bawah level tersebut. Di bawahnya, ADRO akan mengekspos level-level yang terakhir terlihat pada Agustus 2021, yang terdekat adalah 1.430 (tertinggi 13 Agustus 2021).

Namun jika ADRO berbalik arah, saham ini perlu menembus dengan tegas 2.050 (tertinggi 16 Juni, 22 dan 23 Juli 2025) untuk lepas dari kisaran sideways dan menguji resistance 2.430 (tertinggi 20 Mei 2025) dan 2.880 (tertinggi 10 Desember 2024). Penembusan kedua resistance tersebut diprakirakan akan membuat tren ADRO berubah menjadi bullish.

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Terhenti di Bawah $38,50 saat Aksi Jual Dolar AS Berhenti

Harga Perak (XAG/USD) diperdagangkan lebih tinggi pada hari Jumat dan berada di jalur untuk rally mingguan sebesar 3,5% dari titik terendah $31,20, tetapi logam mulia ini berjuang untuk menemukan penerimaan di kisaran atas $38,00, yang mungkin menyebabkan beberapa koreksi bearish. Latar belakang fundamental tetap menguntungkan, dengan data AS terbaru
مزید پڑھیں Previous

Valas Hari Ini: Dolar AS Stabil, Emas Uji $3.400

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 8 Agustus:
مزید پڑھیں Next