Rupiah Stabil, Pasar Tunggu Keputusan BI dan Sinyal Global

  • Rupiah diperdagangkan di 16.273 per dolar AS, melemah tipis 0,06% menjelang sesi Eropa.
  • Pasar menunggu keputusan suku bunga BI hari ini, dengan mayoritas ekonom memprakirakan tingkat suku bunga akan tetap dipertahankan.
  • Ekspansi QRIS ke Jepang, diplomasi Rusia-Ukraina, serta pidato Powell di Jackson Hole memberi warna pada arah rupiah.

Nilai tukar rupiah Indonesia (IDR) siang ini berada di level 16.273 per dolar AS (USD), turun 10 poin dari penutupan sebelumnya. Pergerakan yang relatif stabil ini menandakan pasar masih berhati-hati usai libur panjang, dengan fokus utama pada arah obligasi dan aliran modal asing. Pasangan mata uang USD/IDR diproyeksikan bergerak dalam rentang 16.230-16.330 per dolar AS. Imbal hasil SBN dibuka sedikit lebih tinggi pagi tadi, mencerminkan preferensi investor yang beralih dari tenor menengah ke tenor panjang guna memperoleh imbal hasil yang lebih atraktif.

Pada lelang Sukuk Selasa, menurut Tim Analis Bank Danamon, minat investor menurun menjadi Rp33,1 triliun dari Rp43,0 triliun pada lelang sebelumnya. Kondisi ini menyiratkan pelaku pasar sedang mengukur ulang eksposur mereka, selaras dengan strategi yang kini lebih terarah ke instrumen berjangka panjang.

QRIS Ekspansi ke Jepang, Pasar Tunggu Keputusan BI di Tengah Ekspektasi Penahanan Suku Bunga

Ekspansi sistem pembayaran digital Indonesia menapaki babak baru: QRIS resmi berlaku di Jepang sejak 17 Agustus 2025. Ekspansi ini, yang sebelumnya hanya mencakup Thailand, Malaysia, dan Singapura, memperkuat konektivitas keuangan lintas negara dan dalam jangka panjang berpotensi mendukung arus devisa serta stabilitas rupiah.

Hari ini pasar juga menanti rilis sejumlah data domestik. Pertumbuhan kredit tahunan (Loan Growth YoY) Juli sebelumnya tercatat sebesar 7,77%. Sementara itu, keputusan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate diprakirakan tetap di 5,25%, sama dengan level sebelumnya. Tingkat suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility Rate) juga diproyeksikan bertahan di 4,50%, serta suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility Rate) dipertahankan pada 6,00%, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Mayoritas ekonom dalam survei Reuters memprakirakan BI menahan suku bunga, sementara lima responden memprediksi pemangkasan tambahan. Lambatnya transmisi kebijakan dan belum pulihnya kredit meski suku bunga sudah turun 100 bp sejak September 2024 membuat pasar menilai sikap hati-hati masih diperlukan, sembari menunggu ruang dari kemungkinan pelonggaran The Fed di akhir tahun. Inflasi Juli yang naik ke 2,37% dan PDB kuartal II yang tumbuh 5,12% semakin memperkuat alasan BI untuk mengevaluasi dampak pemangkasan sebelumnya sebelum mengambil langkah berikutnya.

Diplomasi Rusia-Ukraina Menguat, Pasar Global Tunggu Sinyal The Fed di Jackson Hole

Dari kancah geopolitik, upaya diplomasi Rusia-Ukraina memasuki fase baru. Gedung Putih mengonfirmasi rencana pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky, menyusul pertemuan sebelumnya dengan Presiden Donald Trump dan para pemimpin Eropa. Zelensky menilai langkah ini signifikan, meski di lapangan Rusia masih melancarkan ratusan drone dan rudal. Dinamika politik global ini tetap menjadi latar penting bagi arah sentimen pasar keuangan.

Fokus berikutnya beralih ke AS, di mana risalah rapat The Fed Juli hari ini, serta pidato Jerome Powell di Jackson Hole akhir pekan ini menjadi penentu arah kebijakan moneter global. Pasar menakar peluang pemangkasan suku bunga mulai September dengan dua kali penurunan 25 bp hingga akhir tahun. Namun Powell sejauh ini masih berhati-hati, menimbang risiko pelemahan tenaga kerja dan inflasi yang tetap tinggi, meskipun tekanan politik dari Trump semakin meningkat.

Indikator Ekonomi

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia

Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Agu 20, 2025 07.30

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 5.25%

Sebelumnya: 5.25%

Sumber: Bank Indonesia


Harga Minyak Mentah Hari ini: Harga WTI Bullish pada Pembukaan sesi Eropa

Harga Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik pada hari Rabu, di awal sesi Eropa. WTI diperdagangkan di $62,14 per barel, naik dari penutupan hari Selasa di $61,95. Kurs Minyak Brent (minyak mentah Brent) juga naik, meningkat dari harga $65,60 yang tercatat pada hari Selasa, dan diperdagangkan di $65,80
Đọc thêm Previous

Valas Hari Ini: Pound Sterling Menemukan Support di Tengah Inflasi Tinggi, Fokus pada Risalah Rapat FOMC

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 20 Agustus:
Đọc thêm Next