Presiden AS Donald Trump Mengancam Pembatasan Ekspor, Tarif sebagai Retaliasi Pajak Digital

Presiden AS Donald Trump mengancam "tarif tambahan selanjutnya" dan pembatasan ekspor pada teknologi canggih dan semikonduktor sebagai balasan atas pajak layanan digital yang berdampak pada perusahaan teknologi Amerika, lapor Bloomberg pada hari Selasa.

Reaksi pasar

Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,26% hari ini di 98,20.

Pertanyaan Umum Seputar Dolar AS

Dolar AS (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat, dan mata uang 'de facto' di sejumlah besar negara lain tempat mata uang ini beredar bersama mata uang lokal. Dolar AS adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, mencakup lebih dari 88% dari seluruh perputaran valuta asing global, atau rata-rata $6,6 triliun dalam transaksi per hari, menurut data dari tahun 2022. Setelah perang dunia kedua, USD mengambil alih posisi Pound Sterling Inggris sebagai mata uang cadangan dunia. Selama sebagian besar sejarahnya, Dolar AS didukung oleh Emas, hingga Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1971 ketika Standar Emas menghilang.

Faktor tunggal terpenting yang memengaruhi nilai Dolar AS adalah kebijakan moneter, yang dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga (mengendalikan inflasi) dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai kedua tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, The Fed akan menaikkan suku bunga, yang membantu nilai USD. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed akan menurunkan suku bunga, yang membebani Greenback.

Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve juga dapat mencetak lebih banyak Dolar dan memberlakukan pelonggaran kuantitatif (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan nonstandar yang digunakan ketika kredit telah mengering karena bank tidak akan saling meminjamkan (karena takut gagal bayar oleh rekanan). Ini adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga tidak mungkin mencapai hasil yang diinginkan. Itu adalah senjata pilihan The Fed untuk memerangi krisis kredit yang terjadi selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah AS terutama dari lembaga keuangan. QE biasanya menyebabkan Dolar AS melemah.

Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses sebaliknya di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo dalam pembelian baru. Hal ini biasanya positif bagi Dolar AS.

NZD/USD Menguat di Atas 0,5850 saat Trump Memerintahkan Penghapusan Gubernur The Fed Cook

Pasangan mata uang NZD/USD menguat ke dekat 0,5860 selama awal sesi Asia pada hari Selasa. Dolar AS (USD) melemah terhadap Dolar Selandia Baru (NZD) di tengah kekhawatiran mengenai independensi Federal Reserve (The Fed) setelah laporan bahwa Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook.
Đọc thêm Previous

PBOC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 7,1188 versus 7,1161 Sebelumnya

Pada hari Senin, Bank Rakyat Tiongkok (People's Bank of China/PBOC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan berikutnya di 7,1188 dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 7,1161 dan 7,1670 estimasi Reuters
Đọc thêm Next