Emas Antam dan Saham ANTM Bergerak Positif

  • Harga emas Antam 1 gr naik Rp3.000 ke Rp1.932.000, dengan level tertinggi bulan lalu Rp1.959.000.
  • Saham ANTM menguat 1% ke Rp2.900, setelah sempat menyentuh Rp2.920 dalam sesi perdagangan Selasa.
  • Harga emas dunia bertahan di USD 3.377,44 per ons, didukung pola konsolidasi teknikal dan ketidakpastian politik AS.

Harga emas batangan Antam 1 gram ditutup di Rp1.932.000 pada Selasa, naik Rp3.000 dari hari sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, harga emas domestik tercatat telah naik sekitar 1,8% dari posisi Rp1.897.000, meski masih di bawah level tertinggi bulan lalu di Rp1.959.000.

Sejalan dengan pergerakan ini, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga mencatatkan penguatan, naik 1% ke Rp2.900 di sesi dua. Sejauh ini, saham ANTM dibuka di Rp2.890, bergerak di kisaran Rp2.880-Rp2.920, memperlihatkan dukungan positif dari tren harga logam mulia.

Di pasar global, harga emas spot menguat tipis 0,34% ke USD 3.377 per ons, bergerak di rentang USD 3.351-3.386.

Gejolak Politik dan Sentimen Pasar

Dari dalam negeri, ketidakpastian politik meningkat pasca demonstrasi besar di depan DPR/MPR RI pada 25 Agustus yang berujung ricuh dan meluas hingga kawasan Senayan serta jalur KRL Tanah Abang-Palmerah. Menurut Kompas, aksi lanjutan dijadwalkan pada 28 Agustus 2025.

Ketegangan politik juga datang dari AS, setelah Presiden Donald Trump mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook, yang menolak mundur dan menyatakan akan tetap menjalankan tugasnya. Langkah ini memicu potensi konflik hukum dan menguji independensi The Fed di bawah tekanan politik Gedung Putih.

Prospek Harian Harga Emas (XAU/USD)

Pada grafik harian, dua candle terakhir memperlihatkan pola konsolidasi dengan bias positif, sementara level Exponential Moving Average (EMA) 50 di USD 3.339 masih menjadi penahan pelemahan. Secara teknis support kuat berada di USD 3.330, sedangkan resistance terdekat di USD 3.375-USD 3.400.

Grafik Harian Harga Emas (XAU/USD)

Indikator Relative strength index (RSI) di 55,29 mengindikasikan momentum netral cenderung bullish, tanpa tanda jenuh beli (overbought), memberi peluang bagi penguatan lanjutan jika harga menembus konsisten di atas USD 3.400.

Ketidakpastian politik AS, ditambah spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September, memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Pasar kini menantikan katalis tambahan dari rilis PDB kuartal 2 dan indeks inflasi PCE Juli. Dengan kombinasi teknis dan fundamental, emas diproyeksikan bergerak dalam rentang USD 3.350-USD 3.400 pada perdagangan hari ini, dengan kecenderungan bullish terbatas selama bertahan di atas EMA 50.

Kontrak Berjangka Dow Jones Jatuh saat Para Pedagang Mengadopsi Sikap Hati-Hati karena Kekhawatiran Terhadap Independensi The Fed

Kontrak berjangka Dow Jones turun sebesar 28% untuk diperdagangkan di sekitar 45.200 selama perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa, menjelang pembukaan pasar reguler Amerika Serikat (AS). Selain itu, kontrak berjangka S&P 500 turun sebesar 0,26% untuk diperdagangkan di bawah 6.450, dan kontrak berjangka Nasdaq 100 turun sebesar 0,30%, diperdagangkan di sekitar 23.400.
Baca lagi Previous

USD/JPY konsolidasi mendekati 147,90 saat Cook dari The Fed berjanji untuk tetap

Dolar AS mendapatkan kembali posisi yang hilang secara keseluruhan di tengah perkembangan baru dalam saga Federal Reserve, saat Gubernur Lisa Cook menolak seruan Trump untuk mengundurkan diri dan berkomitmen untuk melanjutkan tugasnya di Bank Sentral.
Baca lagi Next