AUD/JPY Bertahan di Dekat 97,00 setelah Data Neraca Perdagangan Australia yang Kuat

  • AUD/JPY stabil di saat Surplus Perdagangan Australia melebar menjadi 7.310 juta bulan ke bulan di bulan Juli, dibandingkan dengan ekspektasi 4.920 juta.
  • Ekspor Australia naik 3,3% bulan ke bulan, sementara Impor turun 1,3% bulan ke bulan di bulan Juli.
  • Negosiator perdagangan Jepang Ryosei Akazawa sedang mengunjungi Amerika Serikat saat pembicaraan administratif berjalan maju.

AUD/JPY siap untuk melanjutkan tren kemenangannya yang dimulai pada 21 Agustus, diperdagangkan sekitar 96,80 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini bergerak sedikit setelah rilis data Neraca Perdagangan Australia yang lebih kuat dari prakiraan.

Namun, pasangan AUD/JPY mungkin akan semakin menguat karena Dolar Australia (AUD) dapat mendapatkan kembali posisinya terhadap rekan-rekannya seiring dengan Surplus Perdagangan Juli yang solid, bersama dengan angka PDB Q2 yang kuat yang meredakan ekspektasi pemotongan suku bunga tambahan oleh Reserve Bank of Australia (RBA), dengan swap kini memberikan hampir 90% probabilitas bahwa bank sentral akan mempertahankan kebijakan tidak berubah pada akhir September.

Biro Statistik Australia (ABS) melaporkan bahwa Neraca Perdagangan meningkat menjadi 7.310 juta bulan ke bulan di bulan Juli, dari 5.366 juta (direvisi dari 5.365 juta) bulan sebelumnya. Surplus Perdagangan melebar, menentang ekspektasi penurunan menjadi 4.920 juta. Ekspor Australia naik 3,3% bulan ke bulan di bulan Juli dari 6,3% (direvisi dari 6,0%) yang terlihat sebelumnya. Sementara itu, Impor turun 1,3% bulan ke bulan, dibandingkan dengan penurunan 1,5% (direvisi dari -3,1%) yang terlihat di bulan Juni.

Biro Statistik Australia melaporkan pada hari Rabu bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) naik 0,6% kuartal ke kuartal di Q2, setelah pertumbuhan 0,3% di Q1 dan melampaui ekspektasi ekspansi 0,5%. Sementara itu, PDB tahunan Q2 tumbuh 1,8%, dibandingkan dengan pertumbuhan 1,4% di Q1, dan di atas konsensus kenaikan 1,6%.

Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda menegaskan pada hari Rabu bahwa jalur kebijakan untuk kenaikan suku bunga tetap utuh, asalkan pertumbuhan dan inflasi berkembang sesuai harapan. Para investor kini menantikan data upah pada hari Jumat untuk sinyal kebijakan tambahan.

Negosiator perdagangan Jepang Ryosei Akazawa mencatat pada hari Kamis bahwa ia sedang mengunjungi Amerika Serikat (AS) saat pembicaraan administratif berkembang. Akazawa menambahkan bahwa ia akan terus mendorong untuk perintah presiden terkait tarif yang telah disepakati.

Indikator Ekonomi

Neraca Perdagangan (Bln/Bln)

Neraca perdagangan yang dirilis oleh Biro Statistik Australia adalah perbedaan nilai impor dan ekspor barang Australia. Data ekspor dapat memberikan refleksi penting dari pertumbuhan Australia, sementara impor memberikan indikasi permintaan domestik. Neraca Perdagangan memberikan indikasi awal kinerja ekspor bersih. Jika permintaan dalam pertukaran untuk ekspor Australia terlihat stabil, hal itu akan menjadi pertumbuhan positif dalam neraca perdagangan, dan itu seharusnya positif bagi AUD.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Kam Sep 04, 2025 01.30

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 7,310Jt

Konsensus: 4,920Jt

Sebelumnya: 5,365Jt

Sumber: Australian Bureau of Statistics

Yen Jepang Berjuang di Tengah Ambiguitas BoJ dan Ketidakpastian Politik

Yen Jepang (JPY) berusaha keras untuk memanfaatkan pemulihan dari level terendah satu bulan yang disentuh terhadap mata uang Amerika pada hari sebelumnya dan berosilasi dalam kisaran yang sempit selama sesi Asia pada hari Kamis
อ่านเพิ่มเติม Previous

Rupiah Konsolidasi di Tengah Dinamika Domestik, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Rupiah Indonesia (IDR) menguat tipis 0,06% ke posisi Rp16.461 per dolar AS (USD) pada perdagangan Kamis di sesi Asia, setelah dibuka di di Rp16.445. Rupiah tampaknya masih berfluktuasi dan berupaya konsolidasi di area 16.450-16.500.
อ่านเพิ่มเติม Next