AS dan India Mendekati Kesepakatan Perdagangan yang Dapat Memotong Tarif Menjadi 15-16%

Amerika Serikat (AS) dan India hampir mencapai kesepakatan yang dapat memangkas tarif saat ini untuk ekspor India dari 50% menjadi 15–16%, menurut tiga orang yang mengetahui masalah ini.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa India mungkin secara bertahap mengurangi impor minyak Rusia sambil mengizinkan masuknya beberapa jagung GMO dan kedelai.

Reaksi pasar

Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang USD/INR diperdagangkan 0,09% lebih rendah pada hari ini di 88,90.

Pertanyaan Umum Seputar Tarif

Meskipun tarif dan pajak keduanya menghasilkan pendapatan pemerintah untuk mendanai barang dan jasa publik, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Tarif dibayar di muka di pelabuhan masuk, sementara pajak dibayar pada saat pembelian. Pajak dikenakan pada wajib pajak individu dan perusahaan, sementara tarif dibayar oleh importir.

Ada dua pandangan di kalangan ekonom mengenai penggunaan tarif. Sementara beberapa berpendapat bahwa tarif diperlukan untuk melindungi industri domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, yang lain melihatnya sebagai alat yang merugikan yang dapat berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang dan menyebabkan perang dagang yang merusak dengan mendorong tarif balas-membalas.

Selama menjelang pemilihan presiden pada November 2024, Donald Trump menegaskan bahwa ia berniat menggunakan tarif untuk mendukung perekonomian AS dan produsen Amerika. Pada tahun 2024, Meksiko, Tiongkok, dan Kanada menyumbang 42% dari total impor AS. Dalam periode ini, Meksiko menonjol sebagai eksportir teratas dengan $466,6 miliar, menurut Biro Sensus AS. Oleh karena itu, Trump ingin fokus pada ketiga negara ini saat memberlakukan tarif. Ia juga berencana menggunakan pendapatan yang dihasilkan melalui tarif untuk menurunkan pajak penghasilan pribadi.

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Jatuh ke Dekat $48,00 saat Para Pedagang Mengunci Keuntungan

Harga perak (XAG/USD) melanjutkan penurunannya ke sekitar $48,10 selama awal sesi Asia hari Rabu. Logam putih ini tetap tertekan setelah menghadapi aksi jual tersteepest dalam beberapa tahun di sesi sebelumnya saat para pedagang mengunci keuntungan.
Đọc thêm Previous

AUD/USD Tetap di Bawah 0,6500, Kemungkinan karena Aliran Modal Asing Keluar dari Australia

AUD/USD tetap lesu selama dua sesi berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 0,6490 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Rabu
Đọc thêm Next