Bank Indonesia Tahan BI-Rate di 4,75% pada Oktober setelah Pangkas 25 bp di September

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur Oktober 2025, meleset dari ekspektasi pasar yang memprakirakan pemangkasan sebesar 25bp. Keputusan ini mencerminkan sikap hati-hati BI di tengah stabilitas nilai tukar dan inflasi yang relatif terkendali.

Suku bunga deposit facility dan lending facility juga masing-masing tetap di 3,75% dan 5,50%. Sementara itu, pertumbuhan kredit per September mencapai 7,7% secara tahunan, meningkat dari 7,56% pada bulan sebelumnya, menandakan bahwa permintaan kredit korporasi dan konsumsi rumah tangga tetap terjaga.

Stabilitas suku bunga ini dinilai memberi ruang bagi BI untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makro, terutama menjelang akhir tahun ketika tekanan eksternal dari kebijakan moneter global dan volatilitas nilai tukar masih membayangi.

Reaksi Pasar

Pasangan mata uang USD/IDR bergerak ke 16.563 sesaat setelah rilis keputusan suku bunga, dan pada saat berita ini ditulis rupiah masih bertahan di level tersebut setelah mencatatkan level terlemah di 16.627.

Schlegel dari SNB: Tarif farmasi AS Menimbulkan Risiko Ekonomi Penurunan

Ketua Swiss National Bank (SNB) Martin Schlegel mengatakan dalam pernyataan yang disiapkannya pada hari Rabu bahwa tarif farmasi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) akan meningkatkan risiko penurunan terhadap ekonomi
Baca lagi Previous

Prakiraan Harga Emas: Support XAU/USD di $4.000 Tetap Sangat Dekat

Emas rebound setelah mencapai target pola Double Top, di $4.005 pada hari Selasa, tetapi upaya kenaikan terhenti jauh di bawah support sebelumnya, di $4.185, yang membuat tren bearish terdekat tetap utuh dan area support $4.000 berada dalam jarak pendek. Pengumuman bahwa Presiden AS Trump
Baca lagi Next