Penjualan Ritel Indonesia November 2025 Naik 6,3% Tahun-ke-Tahun Dibandingkan 4,3% Sebelumnya

Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan November 2025 naik 6,3% tahun-ke-tahun yang lebih tinggi dari 4,3% pada Oktober 2025 dan lebih tinggi dari prakiraan 4,0%. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh peningkatan penjualan kelompok suku cadang dan aksesori, makanan, minuman, dan tembakau, serta barang budaya dan rekreasi, seperti dilansir oleh Bank Indonesia (BI).

Pada basis bulanan, Penjualan ritel Indonesia bulan November 2025 tumbuh 1,5% yang didukung peningkatan pada penjualan kelompok peralatan informasi dan komunikasi, bahan bakar kendaraan bermotor, suku cadang dan aksesori, serta makanan, minuman, dan tembakau di tengah meningkatnya permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Reaksi Pasar

USD/IDR diperdagangkan di 16.871 yang sedikit turun dari tertinggi hari 16.880 pasca rilis data penjualan ritel.

Indikator Ekonomi

Penjualan Ritel (Thn/Thn)

Data Penjualan Ritel, dirilis oleh Statistik Indonesia, mewakili total pembelian konsumen dari toko ritel. Ini memberikan informasi berharga tentang pengeluaran konsumen yang merupakan bagian konsumsi dari PDB. Meningkatnya penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun, jika kenaikannya lebih besar dari perkiraan, mungkin inflasi.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Sen Jan 12, 2026 03.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 6.3%

Konsensus: -

Sebelumnya: 4.3%

Sumber:

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Pertahankan Kenaikan di Atas $83,00 karena Permintaan Safe-Haven Meningkat

Harga perak (XAG/USD) melanjutkan kenaikannya untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar $83,10 per troy ons selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Logam mulia, termasuk Perak, menarik para pembeli seiring dengan meningkatnya permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.
อ่านเพิ่มเติม Previous

Indeks Dolar AS jatuh mendekati 99,00 di tengah penyelidikan The Fed, keraguan penurunan suku bunga

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, menghentikan kenaikan empat hari berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar 99,00 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Senin
อ่านเพิ่มเติม Next