Presiden AS Donald Trump akan Menaikkan Tarif Global menjadi 15% dari 10%

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan meningkatkan tarif global menjadi 15% dari 10%, lapor CNBC pada hari Sabtu. Pernyataannya muncul satu hari setelah Mahkamah Agung membatalkan sejumlah besar agenda perdagangan presiden.

Dalam sebuah posting di Truth Social, Trump menyatakan bahwa tarif baru akan "berlaku segera." Ia juga memperingatkan bahwa pungutan tambahan akan menyusul.

Reaksi pasar

Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,08% hari ini di 97,68.

Pertanyaan Umum Seputar Tarif

Meskipun tarif dan pajak keduanya menghasilkan pendapatan pemerintah untuk mendanai barang dan jasa publik, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Tarif dibayar di muka di pelabuhan masuk, sementara pajak dibayar pada saat pembelian. Pajak dikenakan pada wajib pajak individu dan perusahaan, sementara tarif dibayar oleh importir.

Ada dua pandangan di kalangan ekonom mengenai penggunaan tarif. Sementara beberapa berpendapat bahwa tarif diperlukan untuk melindungi industri domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, yang lain melihatnya sebagai alat yang merugikan yang dapat berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang dan menyebabkan perang dagang yang merusak dengan mendorong tarif balas-membalas.

Selama menjelang pemilihan presiden pada November 2024, Donald Trump menegaskan bahwa ia berniat menggunakan tarif untuk mendukung perekonomian AS dan produsen Amerika. Pada tahun 2024, Meksiko, Tiongkok, dan Kanada menyumbang 42% dari total impor AS. Dalam periode ini, Meksiko menonjol sebagai eksportir teratas dengan $466,6 miliar, menurut Biro Sensus AS. Oleh karena itu, Trump ingin fokus pada ketiga negara ini saat memberlakukan tarif. Ia juga berencana menggunakan pendapatan yang dihasilkan melalui tarif untuk menurunkan pajak penghasilan pribadi.

Penjualan Ritel Selandia Baru Naik 0,9% QoQ di Kuartal IV versus 0,6% yang Diharapkan

Penjualan Ritel Selandia Baru, yang merupakan ukuran belanja konsumen negara tersebut, naik 0,9% QoQ pada kuartal keempat (Kuartal IV) tahun 2025 dari pembacaan sebelumnya sebesar 1,9%, menurut data resmi yang diterbitkan oleh Statistics New Zealand pada hari Senin. Angka ini lebih tinggi dari konsensus pasar sebesar 0,6%
อ่านเพิ่มเติม Previous

Emas Naik Mendekati 5.100 Dolar saat Tarif Trump Mendorong Permintaan Tempat Aman, Pembicaraan AS-Iran Diperhatikan

Harga emas (XAU/USD) naik tipis mendekati $5.095 selama awal sesi Asia pada hari Senin. Logam mulia ini melanjutkan rally di tengah ancaman tarif Presiden AS Donald Trump dan ketidakpastian, meningkatkan aliran safe-haven.
อ่านเพิ่มเติม Next