Cadangan Devisa Indonesia Februari 2026 Turun menjadi $151,90 Miliar dari $154,60 Miliar Sebelumnya

Cadangan Devisa Indonesia pada Februari 2026 tercatat di $151,90 miliar yang lebih rendah dari $154,6 miliar pada akhir Januari 2026 seperti dicatat oleh Bank Indonesia (BI). Dalam catatan tersebut, perkembangan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai tanggapan Bank Indonesia menghadapi masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angkanya masih di atas standar kecukupan internasional yaitu sekitar 3 bulan impor.

Reaksi Pasar

USD/IDR berada di 16.881, memangkas kenaikan yang sempat mencatatkan tertinggi hari di 16.910 namun tidak ada tindak lanjut setelahnya.

Indikator Ekonomi

Cadangan Devisa

Laporan Aset Cadangan Resmi Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia setiap bulan menunjukkan perubahan aset cadangan dalam mata uang Dolar AS. Bank Indonesia juga menyampaikan pandangannya tentang apakah tingkat cadangan tersebut memadai untuk terus mendukung ketahanan sektor eksternal dan stabilitas keuangan.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Jum Mar 06, 2026 03.51

Frekuensi: Bulanan

Aktual: $151.9

Konsensus: -

Sebelumnya: $154.6

Sumber: Bank of Indonesia

Emas naik tetapi tetap berada di jalur untuk penurunan mingguan

Harga Emas (XAU/USD) memulihkan pelemahan terbarunya dari sesi sebelumnya pada hari Jumat. Logam kuning ini mengalami kenaikan seiring dengan rebound pasar logam mulia yang lebih luas karena permintaan safe-haven.
了解更多 Previous

Prakiraan Harga EUR/JPY: Mendapatkan Momentum Mendekati 183,00 seiring Tren Naik Terus Berlanjut di Atas EMA 100 Hari

Pasangan mata uang EUR/JPY diperdagangkan di wilayah positif di sekitar 182,95 selama awal sesi Eropa pada hari Jumat. Ketidakpastian seputar jalur suku bunga Bank of Japan (BoJ) dapat membebani Yen Jepang (JPY) terhadap Euro (EUR)
了解更多 Next