WTI turun di bawah $89,50 karena pedagang menunggu kemajuan dalam pembicaraan perdamaian Timur Tengah

  • Harga WTI melayang turun mendekati $89,35 pada awal perdagangan sesi Eropa hari Selasa. 
  • Pejabat Iran melaporkan bahwa mereka menghentikan pembicaraan dengan AS untuk mengakhiri perang.
  • Laporan mingguan minyak mentah API akan dirilis nanti pada hari Selasa. 

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $89,35 selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa. Harga WTI menurun karena para trader memperlakukan setiap kemajuan menuju penyelesaian konflik Iran dengan hati-hati, mengingat rapuhnya gencatan senjata AS–Iran yang dicapai pada awal April.

Agensi berita Tasnim Iran mengatakan pada hari Senin bahwa tim negosiasi Teheran menghentikan pertukaran pesan dengan AS melalui mediator akibat serangan di Lebanon. Menanggapi hal ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington akan mempertahankan blokade pelabuhan Iran. "Jika mereka tidak ingin berbicara, itu tidak masalah bagi saya," ujarnya.

Secara terpisah, Trump menyatakan bahwa ia percaya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran dapat dicapai "dalam minggu depan." Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa ia akan terus beroperasi melawan Hezbollah di Lebanon Selatan. 

Ketidakpastian yang meningkat mengenai kemungkinan kesepakatan damai Iran-AS dan kekhawatiran akan penutupan total Selat Hormuz dapat mengangkat harga WTI. Di sisi lain, harapan untuk negosiasi damai AS-Iran dapat membebani emas hitam. 

Rilis laporan American Petroleum Institute (API) akan dipublikasikan nanti pada hari Selasa. Penurunan stok minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan menunjukkan permintaan yang lebih kuat dan dapat mengangkat harga WTI, sementara peningkatan stok yang lebih besar dari estimasi menandakan permintaan yang lebih lemah atau kelebihan pasokan, yang mungkin membebani harga WTI.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Brent: Premi Risiko Hormuz dan Valas Asia – MUFG

Michael Wan dari MUFG mencatat bahwa negosiasi seputar konflik AS-Iran dan perkembangan di Selat Hormuz tetap menjadi penggerak utama pasar global. Ia menyoroti lonjakan tajam Brent crude menuju $97 sebelum pullback parsial, serta dinamika gencatan senjata yang rapuh
Baca selengkapnya Previous

Unemployment Change Spain Mei Meningkat ke -36.323K dari Sebelumnya -62.668K

Unemployment Change Spain Mei Meningkat ke -36.323K dari Sebelumnya -62.668K
Baca selengkapnya Next